Polisi Mesum Digrebek Warga

KEDIRI- Zaenal Aula, oknum anggota satuan Intelkam Polres Kediri digrebek warga saat menginap di rumah Wahyuni (20) gadis sebatang kara warga desa Sumberbendo,Kecamatan Pare pada Sabtu dini hari (9/1). Warga mengaku geram dan resah dengan seringkalinya Zaenal menginap dirumah Wahyuni.
Dugaan sementara warga diantaranya keduanya memang terdapat hubungan asmara dan seringkali melakukan tindakan mesum, meski status Zaenal sudah memiliki istri dan memiliki satu orang anak.
Penggrebekan dilakukan setelah sebelumnya warga melihat pelaku datang pada Jum’at (8/1/) malam sekitar jam 21.00 “Tadi malam itu dia datang dan sepeda motornya dimasukkan. Nah setelah semua kumpul dan sepakat, langsung kami menggrebeknya,” ungkap Kholil(40), salah seorang tokoh masyarakat Desa Sumberbendo.

Sebelum akhirnya mengaraknya ke rumah perangkat desa, warga sempat hampir terkecoh. Wahyuni yang menjadi pemilik rumah berusaha menutupi keberadaan korban dengan menyebutnya sudah pulang, namun berhasilditemukan karena sepeda motornya masih berada di dalam rumah. Wahyuni sejauh ini memang diketahui tinggal senatang kara, setelah kedua orang tuanya meninggal dan saudaranya memilih menetap di surabaya.

“Saat kami temukan itu kami langsung meminta KTP nya, tapi karena tidak bisa dia langsung kami arak ke rumah Pak Kamituo (Kaur Pemerintahan),” jelas Kholil.

Ditanya mengenai adanya tindakan mesum antara diantara pelaku dan Wahyuni, Kholil mengaku kurang mengetahuinya. Meski demikian melihat kedekatan dan seringnya tindakan tersebut dilakukan, tidak menutup kemungkinan perbuatan tidak senonoh tersebut pernah dilakukan.

“Di KTA polisi yang diberikan ke Pak Kamituo, dia disebutkan beristri dan beranak satu. Kalau memang begitu kenapa menginap di rumah gadis, pasti ada yang patut dicurigai kan,” bebernya.

Usai menjalani ‘sidang terbuka’ oleh warga masyarakat dan perangkat Desa Sumberbendo, pelaku diijinkan pulang. Meski demikian, sepeda motor bernomor polisi AG 3546 FA yang diketahui sebagai miliknya diminta ditinggal, sebagai jaminan untuk bersedia setiap saat kembali apabila dibutuhkan.
“Dia memang kami minta membuat surat pernyataan dan sepeda motor itu jaminannya,” tukas Kholil.
Secara terpisah Wakapolres Kediri Kompol Arnopi, dikonfirmasi mengenai tindakan tidak terpuji salah satu anggotanya turut membenarkan. Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan di unit P3D Polres Kediri dan dipastikan akan dikenakan sanksi.
“Sanksinya apa, ya nanti disesuaikan dengan kesalahan yang dilakukannya. Dan yang jelas akan sesuai juga dengan aturan hukum yang berlaku dan diterapkan di kepolisian,” tegas Arnopi. (aro)

5 thoughts on “Polisi Mesum Digrebek Warga

  1. hhmm. seharusnya aparat itu jd contoh bwt masyarakat. tp kok gini ya?? harapan saya,semoga nama baik Kepolisian tdk tercoreng akbat perilaku semacam ini dan saya berharap smg semua anggota Polri dpt trus mnjga nma baik diri dan kesatuannya masing”. amin

  2. Wahai manusia berbuatlh sesuka hatimu, tp ingatlah sgala perbuatan pasti ada akibatnya… (tinggal tunggu waktu saja).
    Kpd orang2 yg msh belum bertobat..Tobat.. tobat.. Tobatlah.. masih belum terlambat..!!!!

  3. hadugh2… ga inget anak istri pow pak???
    perekrutan anggota polisi khususna saat psikotes harus lbh ketat lg byar menghasilkan polisi yg bermoral gk cma pinter aja.
    Pembinaan moral buat anggota polisi yg udahy jd pun hrus dilakukan agar citra kepolisian tetap baik dmata masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s