AKTOR ERA 1980-1990 DILAPORKAN POLISI

KEDIRI- Aktor yang berjaya di era 1980-1990-an, Sony Dewantara (43) asal Ngadiluwih Kabupaten Kediri dilaporkan ke polisi karena diduga menghalangi petugas kepolisian yang sedang melakukan razia narkoba di Hotel Insumo, Kediri, Jumat malam (12/9)

Penjelasan tersebut disampaikan Kaur Pembinaan Operasional Satuan Reskrim Polresta Kediri, Iptu MS Yusuf, Sabtu (13/9). Ia mennyatakan, Sony Dewantara dianggap tidak kooperatif kepada petugas yang melakukan razia narkoba di hotel itu.

 

“Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.00 saat dia dan adiknya bernama Rofik menginap di kamar 106 Hotel Insumo,” katanya.

 

Saat itu petugas hendak menggeledah kamar Sony. Namun mantan artis panas seangkatan Berry Prima dan Adven Bangun yang juga top model Jatim tahun 1986  yang asli warga Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu diduga melempar vas bunga ke kaca kamar hotel itu.

 

Namun serpihan kaca dan vas bunga tersebut mengenai tangan seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Kediri, Brigadir Ibnu Sutomo (25) yang sedang menjalankan tugas penggeledahan.

 

“Pecahannya mengenai anggota Satuan Reserse Narkoba hingga berdarah dan harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit,” kata Yusuf menambahkan.

 

Meskipun hasil tes urine dinyatakan negatif, namun Sony Dewantara mantan aktor yang sudah terlibat dalam lebih dari 40 film, antara lain PRABU SILIWANGI, MUTIARA CINTA, PANTER DAN MACHO hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Kediri karena dianggap melanggar pasal 213 KUHPidana.

 

Dikonfirmasi terpiash Sony Dewantara sendiri membantah jika melakukan tindak kekerasan terhadap anggota Polresta Kediri. “Saya tidak melempar. Tolong hati-hati anda kalau menulis,” kata pria yang kini memiliki nama H. Ki Ageng Sony Dewantoro itu.

 

Ia hanya melerai adiknya yang sedang beradu mulut dengan petugas, namun tanpa sengaja vas bunga yang ada disampingnya itu tersenggol hingga membentur kaca kamar hotel itu.

 

Menurut dia, keberadaannya di hotel itu untuk melayani pengobatan alternatif beberapa pasiennya. “Sejak tahun 2000, saya menyatakan perang terhadap narkoba setelah saya sudah tidak lagi menjadi artis,” kata pria yang kini menekuni dunia pengobatan alternatif dan menjadi  Ketua Ikatan Paranormal Indonesia. (aro)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s