BENDAHARA PEMKOT KEDIRI TEWAS GANTUNG DIRI

KEDIRI-RADAR Edi Wijanarko (42) Kasubag Perbendaharaan Bagian Keuangan Pemerintah Kota Kediri, Jawa ditemukan tewas gantung diri Senin siang (4/2) sekitar pukul 13.00 di rumahnya Jl Kademangan 34-A Kelurahan Lirboyo Kecamatan Kota Kediri.

Ada dugaan korban nekat bunuh diri karena tekanan pekerjaan di tempat kerjannya. Sebab sebelumnya ada kabar korban diperiksa pihak Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Saat ditemukan kali pertama kali oleh Anik (35) istrinya,  korban masih memakai stelan seragam berwarna krem, ditemukan tewas dengan leher terikat tali plastik warna oranye yang digantung di rangka atap dapur rumahnya  Melihat suaminya meninggal dengan cara gantung diri Anik langsung syok setelah sebelumnya sempat berteriak-teriak minta tolong.

Mendengar teriakan istri korban para tetangga langsung mendatangi TKP dan sebagian melaporkan ke Polresta Kediri setelah melihat kejadian yang sebenarnya. Polisi yang datang ke TKP langsung melakukan olah TKP. Setelah diturunkan dari tali gantungan, jasad korban langsung dibawa petugas kepolisian ke RSUD Gambiran untuk dilakukan otopsi.


Selama ini korban tinggal di rumahnya yang berjarak sekitar beberapa meter dari Ponpes Lirboyo bersama istri dan seorang anaknya bernama Endah (4) Menurut penuturan para tetangga korban, Edi  yang juga alumnus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Malang itu merupakan pribadi yang tertutup khususnya kepada para tetangganya. “Jarang sekali, dia ngobrol bersama tetangga, dia orangnya pendiam dan tertutup,” kata Anang yang rumahnya bersebelahan dengan korban itu .

Ditambahkan Anang , dirinya juga sempat melihat Edi sedang menanam bunga di kebun belakang rumahnya sebelumnya akhirnya tewas dengan cara gantung diri. “Sepulang dari kantor, saya melihat Pak Edi berada di pekarangan rumahnya. Dia terlihat menanam beberapa bunga,” kata Anang. 

Ketertutupan Edi juga diungkapkan Samul Bahri Kepala Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota Kediri yang juga teman korban semasa hidup “Jarang sekali dia ngobrol soal pekerjaan,” kata Samsul yang mengenal korban sejak dirinya  menjadi ajudan Walikota Kediri pada akhir 1990-an. 

Namun demikian, sejumlah rekan korban menyatakan, beberapa waktu sebelumnya memang ada tim auditor dari BPKP untuk melakukan pemeriksaan keuangan di Bagian Keuangan Pemkot Kediri. “Tapi sebenarnya pemeriksaan itu berifat reguler dan rutin, bukan karena ada kasus,” kata seorang staf Bagian Keuangan yang ikut menyaksikan olah TKP oleh petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Kediri. 

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pembinaan Operasional (KBO) Reskrim Polresta Kediri, Iptu Edi Herwiyanto. “Dari keterangan para saksi memang menyebutkan, ada masalah dengan pekerjaannya. Kalau di lingkungan keluarganya tidak ada masalah,” katanya. 

Kabar kematian korban ini langsung terdengar oleh para pejabat Pemkot Kediri termasuk Wali Kota Kediri Drs HA Maschut. Mereka langsung datang ke rumah mertua korban yang tak jauh dari rumah korban untuk diberikan penghormatan terakhir sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman Kelurahan Lirboyo. (aro)  

2 thoughts on “BENDAHARA PEMKOT KEDIRI TEWAS GANTUNG DIRI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s