Konser Padi di Kediri Ricuh

KEDIRI –RADAR-  Penutupan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Nasional Telkom Grup ke-6 di Kediri yang ditutup dengan penampilan  grup musik asal Surabaya, Padi di bantaran Sungai Brantas, Sabtu (14/7) malam ricuh akibat tawuran massal. Bahkan akibat insiden tersebut Bripda Eko Setiawan, anggota Samapta Polresta Kediri  dilarikan ke rumah sakit setelah kornea matanya robek akibat lemparan batu dari penonton.

Konser pertama Padi di Kota Kediri pada Sabtu malam kemarin memang dihadiri dihadiri ribuan warga Kediri dan sekitarnya. Mereka mulai  memadati lokasi pertunjukan sejak sore meski acara baru dimulai pukul 20.00. Kedatangan penggemar Padi lebih awal ini menurut pengakuan beberapa penonton karena ingin menonton lebih dekat untuk melihat penampilan Piyu (gitar), Fadli (vokal), Ari (gitar), Yoyo (drum), dan Indra (bass).

Bahkan tinginya animo masyarakat baru sekitar pukul 18.00 ribuan massa telah menyemut di jalan-jalan protokol Kota Kediri mulai dari Jl Mayjen Sungkono, Jl Yos Sudarso dan Jl Diponegoro. Tidak hanya itu jalan utama yang lain yakni radius 3 kilometer dari lokasi konser sudah mengalami kemacetan. Bahkan untuk meminimalisir jumlah korban, aparat keamanan Sejumlah penonton wanita terpaksa dievakuasi dari kerumunan penonton meski acara belum dimulai.“ Penonton perempuan terpaksa kita evakuasi daripada menjadi korban, sebab jumlah penonton yang hadiri ribuan orang” kata Iptu Bambang S Kasat Samapta Polresta Kediri.

Memasuki jadwal konser pukul 19.45 ketika satu per satu personil Padi naik ke atas panggung , kegaduhan mulai terasa. Setelah sempat menyapa penonton, Piyu dkk langsung menggeber lagu-lagu mereka yang sudah akrab di telinga masyarakat.

Memasuki lagu ketiga, jumlah teriakan penonton yang terjepit semakin banyak. Akibatnya, petugas Samapta dari Polresta Kediri yang diterjunkan untuk mengamankan pertunjukkan terpaksa menyeruak ke kerumunan penonton untuk melakukan evakuasi.

Belum reda kegaduhan itu teratasi, sejumlah pemuda terlibat baku hantam antar penonton. Hal ini membuat suasana pertunjukan makin tak terkendali. Beruntung petugas keamanan dan panitia dengan sigap mengambil tindakan dengan mengamankan pemuda tersebut. Bahkan sejumlah penonton yang menunjukkan tanda-tanda hendak berkelahi langsung digiring ke luar lapangan.

Sayangnya, aksi tegas petugas keamanan ini ditanggapi berbeda oleh sejumlah penonton. Dari balik kerumunan massa, tiba-tiba seorang penonton melemparkan batu ke arah Bripda Eko Setiawan, anggota Samapta Polresta Kediri yang tengah berjaga.

Lemparan tersebut tepat mengenai mata sebelah kirinya hingga mengeluarkan darah segar. Saat itu juga ia segera diamankan dan dilarikan ke RS Bayangkara Kediri untuk mendapat pertolongan. Sementara petugas yang jumlahnya jauh lebih sedikit tidak berhasil mengidentifikasi pelaku pelemparan yang hilang di balik kerumunan penonton.

Hingga saat ini, Bripda Eko Setiawan masih menjalani perawatan intensif di RS Bayangkara Kediri. Berdasarkan pemeriksan petugas medis, lensa matanya terluka dan mengalami perdarahan akibat lembaran batu tersebut. (aro)

One thought on “Konser Padi di Kediri Ricuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s