4 Tewas 3 Sekarat Korban Bus

TULUNGAGUNG-RADAR- Tiga warga tewas mengenaskan dan dua lainnya dalam Kondisi kritis setelah ditabrak Bus Pelita Indah di Jl Jaya Kusuma Tulungagung Minggu pagi (10/6).  Ironisnya dua korban tewas diantaranya adalah kakak beradik Kakak beradik yang meninggal dalam kecelakaan tersebut adalah  Siswoyo (50) dan Muhaimin Setiono (30) keduanya warga Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru Tulungagung.Sementara korban yang satunya adalah Mujari (60) warga desa Tapan Kecamatan Kedungwaru. Akibat kejadian tersebut ketiga mayat ini tewas penuh dengan luka di sekujur tubuhnya dan disimpan di RSUD Dr Iskak Tulungagung.Ketiganya tewas setelah di tabrak bus pelita indah Nopol AG 7052 UY jurusan Tulungagung-Surabaya yang dikemudikan oleh Suwito (40) warga Kedungwaru Tulungagung.” Selain ketiga korban tewas,  dua warga lainnya yang juga menjadi korban  yakni  Budiono  (50) dan Marji (50) keduanya warga Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru. Keduanya mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUD Dr Iskak,” kata Aiptu Hendi Usman Kanit Lantas Polres TulunggagungMenurut keterangan Usman  kecalakanan terjadi akibat  Bus Pelita Indah ngebut,” Dari olah TKP yang kami lakukan diketahui ngebut dan mencoba mendahului truk tepatnya di Jl Jaya Kusuma. Dalam waktu bersamaan di depan bus melaju sepeda motor Nopol AG 2808 S yang dikendarai oleh Muhaimin Setiono dan Siswoyo. Karena bus dalam kecepatan tinggi sepeda motor yang dinaiki kakak beradik ini pun tertabrak hingga hancur dan membuat keduanya tewas seketika,” tambahnya.Ditambahkannya, usai menabrak sepeda motor, bus langsung oleng dan menghantam sepeda pancal yang dinaiki oleh Mujari hingga tewas” Setelah itu masih menabrak pangkalan tukang becak yang membuat dua tukang becak masing-masing Budiono dan Marji luka parah, baru kemudian bus dapat berhenti” katanyaDalam kejadian tersebut selain mengamankan barang bukti berupa bus, polisi juga mengamankan Suwito sopir bus dan ditetapkan sebagai tersangka,” Saat ini tersangka masih kita mintai keterangan setelah berhasil lari ke kantor polisi, sebab massa saat itu mengancam akan menghakimi Suwito yang kini sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya. (aro)   Selang 30 Menit Dahlia Indah Gasak Pasutri SEMENTARA ITU Hanya berselang 30 menit setelah kecelakaan bus Pelita Indah yang menewaskan 3 orang, Bus Dahlia Indah juga menyambar pasutri yang berboncengan sepeda motor di Desa Gondang Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Bus Dahlia Indah jurusan Trenggalek-Blita dikemudikan Haryono (42)  warga Desa Sembung, Kecamatan Kesamben Blitar.Menurut keterangan warga kecelakaan terjadi saat bus melaju dari Trenggalek menuju Blitar, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri, Suwandi (53) dan Yatminah (47) warga Desa Beji Kecamatan Boyolangu Tulungagung. “Sesaat setelah mereka menyalip sepeda motor tak dikenal, motor korban saling bersenggolan kemudian dan jatuh ke arah kanan jalan dan langsung ditabrak bus Dahlia Indah,” ujar anggota Laka Lalu-lintas Polres Tulungagung, Brigadir Parmidi. Akibatnya, tubuh Yatminah yang terpental ke bawah bus meninggal seketika, sedangkan suaminya terluka parah dan dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Meski musibah itu bukan karena kelalaian sopir bus, hingga saat ini Haryono masih diamankan di Mapolres Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan.(aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s