Rem Blong Masuk Jurang

Rem Blong, Bus Jurusan Blitar-Banyuwangi Masuk Jurang Selorejo
*9 Penumpang Luka Berat

BLITAR-RADAR – 9 orang penumpang kritis dan harus dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar setelah bus Harapan Baru jurusan Blitar – Banyuwangi Nopol AG 7058 YU terperosok masuk kedalam jurang di jalan raya Desa Brumbung Kecamatan Selorejo Kabuaten Blitar.
Dugaan kuat tepersoknya bus yang membawa 30 penumpang yang dikemudikan Suparno (45) warga Sukun Malang itu akibat rem bus blong,hingga akhirnya selip dan terjebur ke dalam jurang,Kamis(17/5) sekitar pukul 20.30 .
9 dari 30 penumpangnya kritis kini masih mendapat perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi tersebut antara lain Tera, (24) warga Kauman Tulunggagung, Poniran (40) warga Rejoso Kecamatan Binangun Blitar, Jumi (50) warga Ngunut Tulungagung, Sugiono (43) warga Selorejo Blitar, Senen (32) kernet bus warga Ngunut Tulungagung, Suparno (45) sopir bus warga Sukun Malang, Subiyah (80) warga Kesamben Blitar, Sutrisno (50) warga Selorejo Blitar dan Rahmawati (21) warga Lowok Waru Malang
Menurut penuturan saksi warga sekitar di lokasi kecelakaan, Suswanto bus tersebut melaju kencang dari barat (Blitar) menuju Malang “ Ketika melewati tikungan tajam, bus oleng kemudian selip dan akhirnya terjebur ke dalam jurang, ujar Suswanto, Jumat(18/5).
Jika melihat posisi bus saat jatuh memang terlihat bus melaju dengan kencang, serta baru berhenti setelah menghantam pohon jati di tepi jurang yang kedalamannya sekitar 20 meter.
Penuturan itu disampiakan salah satu korban korban kecelakaan Tera, (24) warga Kauman Kabupaten Tulungagung . Ia mengatakan sejak berangkat dari Blitar sekitar pukul 20.00 bus sudah ngebut.” Saya kaget dan ketakutan ketika bis oleng, kemudian jatuh ke jurang,” ujarnya sambil menahan rasa sakit .
Secara terpisah Kasat Lantas Polres Blitar, Iptu Suwono didampingi Kabag Bina Mitra Polres Blitar, Kompol Purwanto ketika dikonfirmasi kecelakaan tersebut diduga akibat rem bus yang blong dan sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. “Setelah dibanting ke kiri menghantam pohon, kemudian terpental ke kanan terjebur ke dalam jurang,” kata Purwanto.
Ditambahkan Purwanto, meski tersangkanya jelas yakni Suparno, namun pihaknya belum bias memeriksanya karena yang bersangkutan masih dalam perawatan. Selain itu para penumpang yang mengalami luka-luka minta agar semua biaya pengobatan ditanggung pemilik bus hingga sembuh, termasuk hak asuransi kecelakaan mereka. (aro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s