Chikungunya Serang Tulungagung

Ratusan Warga Tulungagung Diserang Chikungunya

TULUNGAGUNG-RADAR- Ratusan warga dalam satu kelurahan di Tulungagung
terserang chikungunya. Sayangnya meski wabah ini sudah menyerang sejak dua
pekan lalu namun hingga kini pihak dinas kesehatan Pemkab Tulungagung belum belum turun tangan secara langsung.
Wabah chikungunya ini menyerang ratusan warga di Kelurahan Kutoanyar Kecamatan Kota Tulungagung. Hampir semua warga yang terserang penyakit ini mengalami panas tinggi selama empat hari nyeri dan kelumpuhan pada sendi-sendinya.
Beberapa warga menuturkan chikungunya mulai menyerang warga sejak dua pekan terakhir ini. Dimana tiba-tiba usai bangun tidur para korban mengaku sulit untuk menggerakan anggota tubuhnya terutama kaki. Mereka merasakan semua sendi-sendinya terasa nyeri.
Suriyah salah satu warga yang terkena chikungunya mengatakan sebelum chikungunya menyerang ratusan warga di kampungnya satu tahun lalu. Ia bersama beberapa warga lainnya juga mengalami gejala yang sama namun untuk dua pekan terakhir ini korbannya cukup banyak.
“Saya kira hanya saya yang sakit ternyata ratusan warga yang lain juga mengalami nasib yang sama seperti yang saya alami. Meski demikian dari Dinas Kesehatan belum ada yang datang memberikan penyuluhan atau melakukan fooging seperti kalau ada warga yang kena demam berdarah,” kata Suriyah, Senin (14/5)
Ironisnya meski penyakit yang mereka derita ada mirip dengan chikungunya, namun mereka justru tidak mengetahui jenis penyakit yang mereka alami. Bahkan mereka juga enggan berobat ke rumah sakit atau
puskesmas dengan alasan tidak punya biaya. Sehingga mereka memilih pengobatan alternatif dan obat-obatan dari toko umum.
Merebaknya penyakit chikungunya akibat ditularkan nyamuk aedes albopictusi di kelurahan Kutoanyar ini dimungkinkan karena kondisi lingkungan
yang kurang bersih. Bahkan banyak selokan dan beberapa bak mandi yang penuh dengan jentik-jentik nyamuk.
Sementara itu dr Hj Rukmini Kepala DinasKesehatan Pemkab Tulungagung saat dihubungi lewat telepon seluler mengaku belum mengetahui kejadian itu. Namun ia berjanji akan melakukan pengecekan dan fogging secara gratis, jika memang penyakit yang dialami warga tersebut adalah chikungunya. (aro)

One thought on “Chikungunya Serang Tulungagung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s