BRI Kebobolan 10 Miliar

BRI Kediri Kebobolan Rp10 Miliar
* Polisi Kurang Sigap, Kejaksaan Ancang-Ancang Ambil Alih

KEDIRI–RADAR- Sejak kasus dugaan pembobolan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kediri senilai Rp10 yang dilaporkan sebuah LSM pada 2005 dan akhirnya ditindaklanjuti oleh Polwil Kediri namun tidak ada kabar kelanjutanya. Kejaksaan Negeri Kediri diam-diam telah menyelidiki siapa saja yang terlibat mengeluarkan uang sebesar Rp10 miliar itu.
Informasi dari orang dalam yang juga staf kejaksaan mengaku telah mengantongi dua nama pejabat. Satu diantaranya merupakan pejabat kantor BRI Kediri, dan sisanya merupakan satu dari sekian pimpinan Koperasi Mekar di PT Gudang Garam Tbk.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kediri Eddy Rakamto. Pihaknya mengaku telah mempelajari peran kedua pejabat tersebut. ”Kalau untuk ditetapkan tersangka belum. Yang jelas, berkas kasus tersebut masih dipelajari,” ungkap Eddy Rakamto, Minggu (13/5).
Ditambahkan Rakamto pihaknya hanya mengetahui nama dan peranan kedua pejabat. Persoalan lain baru akan disesuaikan dengan undang-undang yang bisa digunakan untuk menjeratnya keduanya. ”Kami memang sudah memerintahkan agar kasus ini ditangani dan dipelajari,” tandasnya.
Dari catatan RADAR Surabaya terkuaknya kasus ini berawal dari laporan sebuah LSM. Awalnya, kasus ini dilaporkan ke kepolisian untuk dilakukan penyelidikan. Modus operandinya, pembobolan dana segar senilai Rp10 miliar itu dilakukan dengan cara mempermudah pengajuan kredit.
Orang dalam bank yang berkompeten dalam pencairan kredit ikut bermain. Setiap nasabah yang mengajukan pinjaman pribadi hanya diminta menunjukkan surat keterangan sebagai karyawan tetap. Dalam kasus ini banyak karyawan PT Gudang Garam Tbk diduga terlibat.
Data yang berhasil diperoleh koran ini, dugaan keterlibatan dua pejabat dalam dua instansi berbeda tersebut sangat kuat. Pasalnya, salah satu pimpinan BRI Kanca Kediri merupakan pejabat yang berwenang mengeluarkan kebijakan kredit tetap tanpa jaminan.
Sedangkan pejabat di koperasi PT Gudang Garam Tbk, merupakan pejabat yang membawahi sekian ratus karyawan. Ia mampu memobilisir karyawan untuk mengajukan kredit tetap ke Bank BRI. Satu per satu hingga ratusan karyawan mendapat kemudahan mengajukan kredit. Hingga akhirnya, jumlah dana yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp10 miliar.
Dikonfirmasi sebelumnya Bank BRI Kantor Cabang Kediri memilih tidak berkomentar menyikapi kasus tersebut. Mereka justru melimpahkan sepenuhnya kepada BRI Pusat melalui bidang humas. ”Untuk masalah itu, silakan ke Bank BRI Pusat,” jelas salah satu pejabat BRI Kediri.
Sementara itu dari PT GG Tbk melalui Wakil Kepala Bagian Humas, Vidya R, Boedianti menyatakan selama ini tidak ada kerja sama dengan BRI soal pemberian dana pinjaman . ”Sepanjang yang saya tahu, tidak ada kerja sama maupun bank yang menawarkan kerjasama itu,” katanya. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s