Satpol PP dan Polisi Kediri Mlempem

Satpol PP dan Polisi Kediri Mlempem Tangani Penambang Pasir Liar
* Komisi A Desak Penambangan Pasir Liar Ditutup

KEDIRI-RADAR- Rapat Komisi A DPRD Kota Kediri dengan instansi terkait mendesak kepada Pemerintah Kota Kediri tanpa toleransi memberangus penambangan pasir mekanik liar. Yang membuat komisi A marah besar salah satunya adalah lokasi penambangan pasir liar berada di belakang kantor DPRD Kota Kediri.
“Masak di belakang kantor DPRD Kota Kediri ada 28 penambang pasir liar yang dibiarkan oleh Satpol PP dan aparat keamanan sejak beberapa tahun. Oleh karena tanpa alas an apapun dan siapa yang ada dibalik mereka kami mendesak penambangan pasir liar khususnya yang menggunakan mesin dihilangkan,” kata Suparjiman anggota Komisi A DPRD Kota Kediri pada RADAR Surabaya,Kamis (19/4).
Ditambahkan Suparjiman, penambangan pasir dengan menggunakan mesin termasuk melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2005 tentang Pengendalian Usaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C di wilayah Sungai Propinsi Jatim.“Atutanya sudah jelas mengapa semua bertindak setengah hati,” tukasnya
Rapat yang digelar dengan melibatkan Disperindag, Satpol PP, Polresta Kediri juga melibatkan Departemen Agama Kota Kediri. Dilibatkanya Depag sebab remaja masjid yang ada di utara Kantor DPRD tepatnya di Masjid Amal Bakti Muslim Pancasila justru menjadi bagian menariki retribusi liar.
Plh Kepala Satpol PP Ir H Syaiful Muslimin dimintai komentar tentang desakan komisi A menyatakan siap bekerjasama khususnya yang terkait dengan penegakan Perda,” Kita kan penegak perda jadi apapun kalau ada pelanggaran pasti akan kita tindak, kecuali penambang pasir yang memang tidak menyalahi aturan,” kata Syaiful diplomatis.
Sementara itu pendapat yang sama juga disampaikan oleh Wakapolresta Kediri Kompol Agus Irianto, menurutnya Polresta juga akan melakukan tindakan yang tegas jika memang ada komitmen bersama untuk menghilangkan penambangan pasir liar yang menggunakan mesin.
Seperti diketahui ada 42 tempat penambang pasir liar yang menggunakan mesin di Kota Kediri yakni di wilayah Kelurahan Banjar Mlati Kecamatan Mojoroto dan Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri. Keberadaan para penambang pasir liar in ditengarai dibekingi oleh aparat keamanan dan juga anggota DPRD Kota Kediri. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s