Dinas Pendidikan Belum Bereaksi

Dinas Pendidikan Kota Blitar Masih Diam Soal Video Mesum ABG Blitar

BLITAR-RADAR-Dinas Pendidikan Kota Blitar masih “adem ayem” alias belum bereaksi terkait beredarnya video mesum melalui handphone (HP) yang diduga dilakukan salah satu siswa SMP Negeri di Kota Blitar.
Sebagai buktinya hingga kemarin Dinas Pendidikan belum mengambil langkah apapun. Padahal mereka justru telah mengetahui adanya kasus itu sejak 5 hari lalu. ’Kami telah mengetahui adanya kasus video mesum itu sejak 5 hari alu,’’ kata Muhaimin Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Blitar.
Belum adanya upaya dari dinas pendidikan terkait kasus video mesum tersebut lantaran pihak Polresta Blitar juga belum memberitahukan secara resmi siapa tersangkanya dan siapa korbanya.‘’Mungkin kalau polisi telah memberitahukan secara resmi kami baru akan mengambil tindakan,’’ katanya.
Sayangnya Muhaimin enggan menjelaskan langkah apa yang akan dilakukanya terkait kasus itu. Dengan alasan, yang lebih berhak untuk menjelaskan terkait kebijakan adalah kepala dinas pendidikan Drs Pratigno.
Muhaimin juga enggan menjelaskan apakah adegan tersebut benar dilakukan oleh salah satu siswa SMPN di Kota Blitar. ‘’Mohon maaf, saya tidak punya kewenangan untuk memberikan keterangan lebih detail. Lebih baik anda menanyakan langsung kepada kepala dinas,’’ kilah Muhaimin.
Sementara itu terkait kabar kalau pelaku video mesum adalah siswa SMPN 4 Kota Blitar, Wakil Kepala Sekolah SMPN 4 Budi Basuki Spd menyatakan membantah keras. ‘’Kami justru baru mendengar adanya video mesum itu dari koran hari ini (kemarin). Namun kami yakin itu bukan siswa kami,’’ sanggahnya.
Keyakinan itu didasarkan atas tidak adanya siswa SMPN 4 sendiri yang
tahu mengenai kasus itu. ‘’Kalau pelakunya siswa sini, mestinya disini sudah heboh,’’ katanya.
Kendati begitu pihak sekolah tetap melakukan upaya dengan melakukan
penyelidikan terhadap siswanya yang berpotensi melakukan adegan mesum.Pihak sekolah juga telah menyuruh beberapa orang guru untuk mencari informasi tentang pelaku remaja yang melakukan adegan seronok tersebut,
salah satunya dengan meminta informasi dari Polresta Blitar.
“ Kalau nantinya hasil penyidikan ditemukan pelakunya adalah siswa kami maka kami akan mengambil sanksi tegas, dengan memberhentikannya dari sekolah,” tegas Budi Basuki (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s