Walah.. Anak Buah Sekretaris BNK Terlibat Narkoba

PNS Pemkot Kediri Terlibat Narkoba
* Polisi Lepaskan Meski ada Barang Bukti

KEDIRI-RADAR Hengki Bambang Irawan (35) staf Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Kediri Senin sore (16/4) ditangkap polisi karena tertangkap basah dirumahnya karena menyimpan 1 kit berisi 10 butir Double L.
Anehnya meski terbukti menyimpan pil koplo warga Jalan Anggraini Perumahan KBN Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu dilepaskan oleh pihak kepolisian pada Selasa malam (18/4) karena tidak terbukti sebagai pengedar setelah sebelumnya ditahan selama 1 X 24 jam di Polresta Kediri dan statusnya dinyatakan sebagai saksi.
Pelepasan tersangka Hengki oleh polisi justru mendapat
reaksi keras dari Wakil Walikota Kediri, Bambang Edianto yang juga pembina BNK (Badan Narkotika Kota ) Kediri. Menurutnya, seharusnya sebelum melepaskan Hengki, polisi harus menyelidiki secara tuntas kemungkinan Hengki menjadi pengedar. Sebab ada kabar Hengki adalah pemain lama di kalangan tetangganya sebagai pemasok anak-anak muda disekitarnya.
“Kami sangat menyayangkan keputusan polisi melepaskan
Hengki. Meskipun telah dilepas dari tahanan kami akan tetap melakukan penyelidikan di internal Pemkot Kediri. Jika terbukit Hengki menjadi pengedar pil
setan, kami akan memecatnya sebagai PNS,” kata Bambang Edianto pada RADAR Surabaya.
Tentang alasan pelepasan, polisi berdalih karena tersangka tidak terbukti sebagai pengedar dan yang dibawanya hanya oabt keras, bukan narkoba.
“Tersangka kami lepaskan dari tahanan karena jenis obat yang dia bawa hanya berupa obat keras, bukan narkoba. Dan karena dia tidak terbukti menjadi
pengedar,” kata AKP Sudadi, Kepala Satuan Narkoba Polresta Kediri, Rabu (18/4).
Penangkapan Hengki ini menurut Sudadi merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Yakni pada Senin pagi (16/4) polisi menangkap Catur dan Kristian warga Pocanan Kota Kediri dengan barang bukti 144 pil jenis double L. Dari pengakuan kedua tersangka keduanya memiliki kaki tangan bernama Hengki,” Dari situlah awal mulanya,karena hanya membawa obat keras, tersangka kami jerat dengan pasal 82 ayat 1 (D) UU Kesehatan No 23/1992 tentang membawa obat keras. Karena hanya membawa, dia kami lepas setelah sempat ditahan di Mapolresta,” kata Sudadi.
Sementara, Kepala Bagian Kesra Pemkot Kediri, Syaiful
Yassin yang juga Sekretaris Badan Narkotika Kota (BNK) Kediri mengakui Hengki memang tersangkut kasus narkoba.
Karena statusnya telah dilepaskan dari tahanan, Hengki akan mendapat pembinaan langsung dari atasannya.”Kami tidak akan lepas tangan. Meskipun telah dilepas, kami akan melakukan pembinaan kepada Hengki,” pungkas Syaiful Yassin yang mengaku sangat terpukul dengan kejadian yang mencoreng namannya, apalagi Bagian Kesra adalah leading sector pembinaan narkoba di Kota Kediri. (aro)

One thought on “Walah.. Anak Buah Sekretaris BNK Terlibat Narkoba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s