1415 Ibu Hamil Pecahkan Rekor MURI

1415 Ibu Hamil Senam Bareng di Kota Kediri
* Tiga Diantaranya Dilarikan ke Rumah Sakit Karena Kebelet Malahirkan

KEDIRI-RADAR- Setelah sehari sebelumnya memecahkan rekor MUIRI yakni minum obat cacing dengan melibatkan 15 ribu anak-anak dan orang dewasa. Minggu (15/4) kembali Pemkot Kediri memecahkan rekor MURI dengan melibatkan 1415 ibu hamil untuk melakukan senam massal yang dilakukan di Stadion Brawijaya.
Menariknya target Pemkot Kediri untuk senam ibu hamil ini adalah 1128 ibu hamil karena disesuikan dengan hari jadi Kota Kediri yang jatuh pada 27 Juli mendatang yang ke 1128. Namun jumlah ibu hamil di Kota Kediri banyak, jumlah pesertanya membludak hingga 1415 ibu hamil.
Sri Widayati Representatif MURI kepada Radar Surabaya menjelaskan bahwa rekor yang diraih Kota Kediri senam massal ibu hamil adalah rekor yang ke 2464 yang melibatkan 1415 ibu hamil. Rekor ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dilakukan Pemda DKI Jakarta pada Agustus 2006 lalu dengan melibatkan 1055 ibu hamil.
Dari catatan RADAR Surabaya dalam melibatkan ibu-ibu untuk memecahkan rekor MURI Pemkot Kediri pada tahun 2003 juga pernah memecahkan rekor MURI dengan melibatkan 1000 lebih ibu-ibu yang menyusui secara serentak yang dilaksanakan di GNI Kediri.
“ Maka tahun ini kita juga membuat sesuatu yang menarik dan bermanfaat yakni melaksanakan kegiatan minum obat cacing massal dan senam ibu hamil massal,” kata Wali Kota Kediri Drs HA Maschut pada RADAR Surabaya.
Dari ribuan peserta yang hadir di Stadion Brawijaya yang mengikuti senam mulai pukul 07.30 hingga pukul 09.00, tiga diantaranya terpaksa dilarikan ke RSUD Gambiran karena sudah tidak tahan alias kebelet mau melahirkan. Beruntung panitia telah menyediakan puluhan tenaga medis dan ambulance untuk siap-siap jika mereka melahirkan saat melakukan senam.
Ketiga ibu hamil yang kebelet melahirkan saat pelaksaan senam yakni Sariem (23) warga Semampir Kota Kediri, Sariem rencanannya akan melahirkan anak keduanya. Kedua Erna Sarlota (27) warga Balowerti Kota Kediri, Erna berencana akan melahirkan anak pertamannya. Dan ketiga Nunik Setyaningsih (25) warga Bandar Ngalim Mojoroto Kota Kediri,dia juga akan melahirkan anak pertamannya.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Gatot Widiantoro dari ketiga ibu hamil yang hendak melahirkan tersebut, semua biaya ditanggung Pemkot Kediri,”Ini adalah bentuk pelayanan kita, disamping memberikan hadiah-hadiah yang menarik kepada mereka, kita juga memberikan service kepada yang hendak melahirkan saat mereka mengikuti,” ujar Gatot.(aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s