Persik Sesumbar !

Persik Sesumbar Akan Mengulangi Sukses
* Pelita Minta Wasit Fair Play

KEDIRI- Kemenangan 5 : 0 saat melawan Persema membuat Persik Kediri ketagihan dan siap membidik tim tamu Pelita Jaya Purwakarta sebagai lumbung gol, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Ligina XIII/2007 di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis hari ini (5/4).
“Kami siap mengulang sukses menang besar atas Pelita seperti saat melawan Persema Malang, beberapa hari lalu,” kata pelatih Persik Daniel Roekito di Kediri, Rabu (4/4).
Menurut dia, sehari menjelang pertandingan, fisik dan mental para pemainnya dalam kondisi siap tempur dan tidak ada satupun yang mengalami cedera. “Kami akan menurunkan semua pemain terbaik kami dalam pertandingan besok, termasuk Danielo Fernando yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu,” ujarnya.
Dia berharap, dengan turunnya pemain asal Brazil itu, bisa menambah daya serang barisan depan saat menggedor pertahanan lawan. Demikian halnya dengan bomber Persik Christian Gonzales yang menyumbangkan tiga gol saat menghadapi Persema beberapa waktu lalu, telah siap turun ke lapangan untuk membawa tim berjuluk “Macan Putih” itu ke puncak klasemen.
Disinggung mengenai kekuatan lawan, Daniel menyatakan, semua pemain Pelita Jaya berbahaya terutama jika sudah berada di garis pertahanan timnya. Oleh sebab itu, dia mengingatkan para pemainnya untuk tidak memandang remeh tim lawan yang kini berkutat di zona degradasi wilayah barat itu.
Sementara itu pelatih Pelita Jaya Purwakarta Fandi Ahmad meminta wasit yang memimpin pertandingan melawan tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis hari ini (5/4) menjunjung tinggi sportifitas dan bertindak “fair play”.
“Kalau sepakbola Indonesia ini mau maju, maka mulailah dulu dari kepemimpinan wasit. Oleh sebab itu, kami berharap wasit yang memimpin pertandingan besok bertindak fair dan tidak berat sebelah,” ujarnya.
Ia mengaku, siap menerima kekalahan asalkan melalui cara-cara yang wajar dan tidak mencederai para pemain serta melukai hati ofisial dan para pendukungnya.”Kalau memang ada pemain kami yang bertindak kasar seperti menggaet kaki lawan dari belakang dan memukul lawan, langsung saja diberi kartu merah,” ujar mantan pemain klub Niac Mitra di era kompetisi Galatama 1982-1983 itu mengingatkan.
Selain itu Fandi Ahmad menilai kemenangan Persik dengan skor telak 5-0 atas Persema Malang di Stadion Brawijaya, Minggu (1/4) lalu sangat tidak masuk akal.”Saya tidak percaya, tim sebagus Persema bisa sampai kemasukan lima gol tanpa balas. Tentu ada sesuatu non teknis dalam pertandingan tersebut,” katanya.
Namun demikian, para pemainnya diinstruksikan bermain semaksimal mungkin meski nantinya ada pengaruh non teknis dari tim tuan rumah.
Dalam pertandingan besok, Pelita Jaya dipastikan tidak diperkuat tiga pemain pilarnya karena cedera, yakni Jajang Mulyana, M Andik (keduanya pemain Timnas PSSI U-23), dan Christiano Lopez.
Tim berjuluk “Garda Purwa” itu akan menerapkan pola permainan 4-4-2 dengan dua striker asing, yakni Ivan Djarkovic dan Lamin Conteh untuk menggedor benteng pertahanan Persik yang dikawal Aris Budi Prasetiyo.
“Dua pemain asing Persik, Christian Gonzales dan Ronald Fagundez sangat berbahaya. Demikian pula dengan bek sayap Erol Iba, juga memiliki daya jelajah yang bagus,” katanya. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s