Kembali Warga Tegalan Beraksi..

BERITA FOTO BUKA : http://www.fotokediri.multiply.com

Kepala Desa Tegalan “Dibantai” Ratusan Warga di Kantor Desa
*Lanjutan Aksi Menanam Ratusan Pohon Pisang Ditengah Jalan

KEDIRI-RADAR- Tidak puas menanam ratusan pohon pisang di tengah jalan sepanjang 1,5 kilometer. Warga Desa Tegalan Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Senin (2/4) kembali melakukan aksi demo ke kantor desa dan membantai Sugito Plh Kades Tegalan yang diduga menyelewengkan anggaran pengaspalan jalan yang telah dibayarkan warga sejak tiga tahun lalu.
Kedatangan warga ke kantor desa sekitar pukul 09.00 dengan membawa sepeda motor yang diikuti oleh kurang lebih 100 warga. Tuntutan warga hanya satu uang dikembalikan atau pengaspalan jalan segera dilaksanakan.
“ Mungkin pada tiga tahun lalu yang punya inisiatif seperti warga Tegalan di Kabupaten Kediri ini tidak ada. Yakni menginginkan jalan desanya diaspal dan untuk itu warga rela urunan antara Rp85 ribu hingga Rp500 ribu per kepala keluarga. Namun kenyataanya setelah uang lunas tiga tahun kami hanya mendapatkan jalan makadam dan bukan aspal korea yang seperti yang diimpikan warga,” kata Khudlori salah seorang perwakilan warga yang menyampaikan aspirasinya di depan Plh Kades Tegalan dan Widianto Kesbanlinmas Kecamatan Kandat dengan disaksikan ratusan warga lainya.
Untuk itu dirinya dan juga warga Tegalan yang telah membayar meminta pertangunganjawab kepada Plh Kades Tegalan Sugito untuk segera merealisasikan apa yang diinginkan warga atau uang yang telah dikumpulkan dikembalikan.
“Jangan kemudian pihak desa dan kecamatan pilih kasih dengan mengaspal terlebih dahulu jalan menuju rumah Bupati Kediri Ir H Sutrisno. Kami dan warga yang ada di lingkungan rumah bupati sama-sama melunasi pembayaranya sejak tiga tahun lalu. Tapi kenapa yang didahulukan justru akses jalan menuju rumah bupati ?,” tambah Khuidlori.
Keterangan Sugono salah seorang warga kedatangan warga ke kantor desa ini sebenarnya diundang oleh pihak Kecamatan Kandat terkait penanaman pohon pisang di jalan desa. Namun karena yang diundang hanya beberapa orang akhirnya warga sepakat untuk datang bersama dan melakukan aksi tuntuntan segera dilaksanakan pengaspalan jalan.
“Yang membuat warga sepakat datang bersama adalah surat yang ditujukan kepada perwakilan warga yang menyebutkan perihalnya adalah untuk kepentingan dinas. Padahal kami warga dan bukan pegawai kantor desa atau kecamatan mengapa menyebutkan kepentingan dinas, makanya kami datang ke sini bersama-sama,” kata Sugono warga RT 19 RW 02 Desa Tegalan pada RADAR Surabaya.
Aksi yang dikawal oleh puluhan aparat keamanan dari Polsek Kandat dan Koramil Kandat ini akhirnya ditengahi oleh Widianto Kesbanglinmas Kecamatan Kandat. Mereka meminta tiga perwakilan warga yang akan diajak bertemu bagian Pemukiman dan Prasarana Wilayah Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Kediri.
“ Karena yang ditangani oleh Pemkab Kediri ini tidak sedikit, sebab Kabupaten Kediri ini sangat luas.Kami memahami sepenuhnya apa yang dikeluhkan warga namun semua ini kan ada solusinya,” kata Kawit panggilan akrab Widianto dihadapan warga.
Namun sayang solusi yang diajukan oleh Widianto tersebut ditolak mentah-mentah oleh warga.Mereka sepakat tidak ada perwakilan untuk menghadap ke Kimpraswil tetapi langsung bertemu dengan ir H Sutrisno yang juga warga Tegalan dan menjadikan rapat yang digelar deadlock dan pulang ke rumahnya masing-masing.
Sebagai ungkapan rasa kekecewaan atas pertemuan yang gagal itu kembali warga Tegalan sekitar pukul 10.45 melakukan aksi menunmpuk batu-batu makadam hingga akhirnya menutup jalan yang mengakibatkan semua kendaraan tidak bisa masuk.
Sementara itu menanggapi keinginan warga yang segera minta jalan Desa Tegalan diaspal, Kepala Bagian Humas Pemkab Kediri mewakili Bupati Kediri Ir H Sutrisno menyatakan akan segera menyampaikan permasalahan yang ada di Desa Tegalan kepada Bupati Kediri.
“ Target kita semua jalan yang ada di Kabupaten Kediri adalah diaspal, namun semua itu kan juga harus melihat kondisi keungan daerah, apalagi kalau hanya mengandalkan urunan warga jelas tidak cukup. Semua nanti pasti akan diaspal yang jelas,” kata Sigit.
Disoal bagaimana dengan kasus akses jalan yang menuju rumah Bupati Ir Sutrisno telah diaspal sejak satu setengah tahun lalu, padahal pelunasan pembayaran warga Tegalan yang lain juga sama waktunya yakni tiga tahun lalu,” Soal itu saya tidak komentar karena,” kata Sigit yang terkesan mengelak. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s