Lagi, Warga Datangi PN Kediri

Lagi, Puluhan Korban Pemotongan BLT Datangi PN Kediri
* Kelima Terdakwa Dituntut 10 Bulan Penjara

KEDIRI-RADAR Puluhan warga Desa Damar Wulan, Kecamatan
Kepung, Kabupaten Kediri, yang menjadi korban pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh perangkat desa setempat kembali mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, Kamis (15/3).
Mereka menuntut agar kejaksaan dan pengadilan setempat menjatuhkan
hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku pemotongan BLT . Tidak ketinggalan dalam aksi tersebut warga membawa dan mengatraksikan kesenian kuda lumping di halaman pengadilan.
“Mereka harus melakukan hukuman yang setimpal, karena perbuatannya
telah melukai hati rakyat kecil seperti kami-kami ini,” kata Rosikin yang bertindak sebagai koordinator aksi dalam unjuk rasa di PN Kabupaten Kediri.
Aksi tersebut dilakukan bersamaan dengan sidang perdana pelaku
pemotongan BLT di Desa Damar Wulan, yakni MSh (Kades), NKh (Kasun
Suwaru), Mky (Kaur Pemerintahan), Srm (Kaur Umum), dan Mkd (tokoh peuda).
Kelima pelaku ini telah meminta uang sebesar Rp500.000 kepada setiap
warga yang menerima rapelan BLT pada Nopember tahun 2006 lalu.
Sementara itu dalam sidang dengan agendapembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Bambang Sunardi SH kelima terdakwa dituntut hukuman 10 tahun penjara. Sidang akan dilanjutkan kembali pada minggu depan dengan agenda pembelaan oleh para terdakwa. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M Toyyib SH sendiri kemarin berlangsung kurang lebih 45 menit .
Usai sidang, para pengunjuk rasa pun meninggalkan kantor PN Kabupaten Kediri di Jalan Pamenang dan kembali ke kampung halamannya dengan menggunakan satu truk dan 50 kendaraan roda dua. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s