Tuntut Usut Kasus Garuda

Mahfud MD : Kasus Garuda Harus Diselidiki Sampai Tuntas
* Banyaknya Musibah di Indonesia Tidak Lepas Dari Masalah Spiritual

KEDIRI-RADAR- Anggota Komisi I DPR Ri yang membawahi bidang Pertahanan, TNI, Kominfo dan Intelejen Prof Dr Mahfud MD meminta kepada pemerintah untuk mengungkap kasus terbakarnya pesawat Garuda Jenis Boeing 737-400 di Bandara Adisucipto, Jogjakarta, Kamis (8/3).
“Ini harus diselidiki secara tuntas termasuk dugaan sabotase. Sebab saat ini masih ada tiga dugaan terkait terbakarnya pesawat tersebut. Yakni technical error, human error dan sabotase,” kata Mahfud pada RADAR Surabaya di sela-sela sosialisasi amandemen UUD 1945 di Pemkot Kediri pada Muspida Kota Kediri dan Nganjuk.
Selain meminta dituntaskan penyelidikan terkait terbakarnya kasus garida ditambahkan Mahfud banyaknya musibah yang terjadi di Indonesia ini merupakan peringatan kepada seluruh warga negara.
“Musibah ini juga tidak lepas dari masalah spiritual, oleh karena itu tidak ada jalan lain kecuali ada pertaubatan nasional. Sebab Allah telah banyak memberikan contoh-contoh pada kaum sebelumnya, apapun bentuk pertaubatan itu itu harus segera dilakukan biar tidak berlarut-larut,” ujarnya
Seperti diketahui musibah terbakarnya pesawat Garuda Boeing 737-400 yang terjadi di Bandara Adisucipto, Jogjakarta, Rabu pagi (7/3) dan menewaskan 21 orang, diduga karena pilot error. Hingga tadi malam, dugaan tersebut masih terus dipertajam oleh petugas berwenang.
Kecelakaan yang menimpa pesawat jurusan Jakarta-Jogja dengan nomor penerbangan GA 200 itu seakan melengkapi musibah transportasi di negeri ini yang terjadi secara beruntun.
Nahas yang dialami Garuda kemarin terjadi sekitar pukul 06.55, ketika landing di Bandara Adisucipto. Informasi yang diperoleh RADAR Surabaya pesawat yang dipiloti Kapten M. Marwoto Komar itu terlihat oleng ketika masih di udara.
Begitu menyentuh landasan, ban depan pesawat pecah dan keluarlah percikan api. Menurut kesaksian beberapa penumpang, pesawat sempat “memantul” tiga kali hingga akhirnya nyelonong ke area persawahan Dusun Bakungan, sekitar 300 meter dari ujung landasan.
Sejumlah saksi mata menceritakan, pesawat terhentak ketika roda menyentuh landasan dari arah barat. Setelah itu, ketika pesawat mencapai 1/3 landasan, tiba-tiba terlihat api keluar dari bagian roda pesawat. Bahkan setelah pesawat mencapai sekitar 2/3 landasan, api membesar. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s