Pecahkan Rekornya Sendiri, Sepeda Setinggi 7,2 Meter

Sepeda Setinggi 7 Meter Buatan Kediri itu Akhirnya Bisa Dinaiki
* Belum Sempurna, Akan Dicatatkan di Rekor MURI pada 1 April Mendatang

Sepeda raksasa yang berada di sebuah taman di Jedah Arab Saudi oleh jamaah haji Indonesia dijuluki sepeda Nabi Adam AS karena memiliki ukuran raksasa kurang lebih 90 kaki sesuai tinggi Nabi Adam. Maka tidak salah jika anak cucunya seperti halnya H Basuki warga Desa Blawe Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri membuat sepeda raksasa yakni 7 meter lebih meski tinggi Basuki tidak setinggi manusia pertama yakni Nabi Adam.
Rekor Basuki membuat sepeda tertinggi se-Indonesia tersebut pernah dicatat dalam Musium Rekor Indonesia (MURI) pada 3 April 2006 yakni membuat sepeda pancal dan bisa dinaiki setinggi 5,8 meter.
Dan pada Minggu (4/3) Basuki akhirnya memecahkan rekornya sendiri dengan membuat sepada setinggi 7 meter lebih, tepatnya 7,26 meter jika diukur dari stir hingga ke ban bagian belakang dan 7,25 meter jika diukur dari stir hingga ke ban depan dengan diamter 6,54 meter.
“ Ini masih uji coba karena masih banyak hal yang perlu kita benahi meski sudah bisa dinaiki. Rencanannya pada 1 April nanti baru akan kita dicatatkan pecahkan rekor MURI untuk kali kedua yakni memecahkan rekor saya yang pertama dengan sepeda setinggi 5,8 meter,” kata lelaki 54 tahun ini yang juga memiliki koleksi 200 sepeda pancal antik dari masa ke masa itu.
Untuk bisa membuat sepeda raksasa yang berbahan dasar pipa air ukuran setengah dim dan satu dim tersebut menurut Basuki bukanlah hal yang sulit,” Selain sebagai alat transportasi adalah seni, oleh karena itu saya menciptakan sesuatu yang lain dariu alat transportasi tersebut,dan itu sangat mudah” ujarnya.
Ditambahkan Basuki sebenarnya untuk membuat sepeda setinggi 7 meter lebih tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Namun karena banyak pekerjaan lain akhirnya sepeda tersebut dibuat hingga berbulan-bulan. Sedikit diketahui selain membuat sepeda tertinggi se-Indonesia, Basuki juga memiliki bengkel sepeda antik yang ukuran ketinggianya antara 2 hingga 3 meter sesuai pesanan. Selain itu Basuki juga disibukkan dengan pekerjaan yang lain yakni sebagai pengrajin kain kelambu.
Dari pengamatan RADAR Surabaya di lokasi atraksi, setelah persiapan matang, di lapangan Desa Blawe sepeda buatan Basuki tersebut mulai dipasang satu per satu setelah diturunkan dari sebuah truk. Karena ukurannya yang sangat tinggi, konstruksi rangka dirancang dengan model knock down agar bisa dibongkar-pasang sehingga fleksibel ketika dibawa dan disimpan.
Namun untuk merakitnya kembali yang agak sulit adalah saat memasang rantai yang terdiri dari sembilan sambungan lebih . Sebab Posisi rantai harus sejajar dan lurus sehingga tidak los (lepas) saat dikendarai.
Setelah selesai perakitan yang memakan waktu kurang lebih 1 jam sepeda tersebut siap dinaiki sang joki. Dari 150 penggemar klub sepeda yang ada di Blawe ini yang berani menaiki sepeda buatan Basuki ini hanya Agung Fikri Romadhon (19) yang juga anak dari Sulaiman yang merupakan salah satu dari tim pembuat sepeda tertinggi.
Menurut Fikri keberanianya tersebut karena panggilan hati nurani, sebab dari sekian banyak penghobi sepeda antik di Blawe tidak ada yang berani menaiki sepeda buatan Haji Basuki,” sudah dibuatkan sepeda tertinggi tapi tidak ada yang berani naik kan “eman-eman”,” kata Fikri sebelum naik dan menjadi joko sepeda antik tersebut.
Untuk mengendarai sepeda ini Fikri dibantu sekitar 14 orang . 4 orang bertugas memegangi tali di sisi kanan kiri dan 10 orang lainya memegangi bagian depan dan belakang sepeda agar tidak roboh saat dikayuh. Setelah melaju, tali dilepas dan pengendara melaju seperti cara mengayuh sepeda pada umumnya.
Dengan pengawalan ketat dan juga dipandu oleh dua anggota Polsek Purwoasri Fikri akhirnya berhasil membawa sepeda setinggi 7 meter lebih itu sejauh 400 meter,” Saya sedikit takut sebenarnya, karena stir depan terlalu berat untuk dibelokkan dan rantai yang susuannya disambung terlalu juga terlalu berat untuk dikayuh,” jelas Fikri usai turun dan menjalankan sepeda jerapah itu sepanjang 400 meter.
Setelah turun Fikri langsung menyampaikan segala keluhannya itu pada sang juragan yakni H Basuki. Atas masukan dari Fikri sang joki Basuki mengaku akan melakukan perbaikan disana-sini hingga akhirnya nanti pada 1 April saat MURI mencatat rekor sepedannya, sepeda tersebut bisa maksimal untuk dijalankan, khususnya di tempat yang terbuka. Sebab jika dikendarai di sembarang jalan dipastikan akan tersangkut kabel, spanduk dan bisa juga jemuran baju. (Imam Mubarok/RADAR Surabaya)

2 thoughts on “Pecahkan Rekornya Sendiri, Sepeda Setinggi 7,2 Meter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s