Mendadak Diubah ! Lho….

Penyebutan Anggaran Persik di APBD Mendadak Diubah

KEDIRI -RADAR – Anggaran untuk klub sepak bola Persik Kediri yang disebutkan dalam APBD masuk dalam pos anggaran subsidi senilai Rp15 miliar secara mendadak diubah penyebutannya menjadi dana hibah menyusul terbitnya surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 903/187/SJ tentang pemberian dana APBD untuk klub sepakbola.
“Karena tidak boleh menggunakan dana subsidi, maka tahun 2007 ini Persik menerima dana hibah atau bantuan kemasyarakatan dengan nilai sama seperti sebelum terbitnya surat Mendagri, yakni sebesar Rp15 miliar,” kata Sekretaris Kota Kediri, M Zaini, Kamis (1/2).
Lebih lanjut dijelaskan Zaini dalam surat tanggal 30 Januari 2007 itu disebutkan, klub sepakbola bukanlah merupakan satuan kerja daerah, akan tetapi organisasi kemasyarakatan (ormas).
“Sehingga kalau pemerintah memberikan bantuan sifatnya adalah hibah, bukan subsidi seperti yang selama ini terjadi. Karena sifatnya hibah, maka kucuran dana untuk Persik yang berasal dari APBD hanya akan terjadi selama 2007, tidak boleh terus-menerus,” ujarnya.
Namun demikian, kata dia, bukan berarti pada tahun-tahun mendatang Persik sama sekali tidak diperkenankan menikmati kucuran dana APBD.
“Boleh-boleh saja Persik menerima bantuan APBD, asalkan harus ada
satuan kerja yang jelas. Oleh sebab itu pada tahun ini kami akan membentuk Dinas Parisiwata, Pemuda, dan Olahraga, yang akan berjalan efektif pada 2008 mendatang,” ujarnya menjelaskan.
Pembentukan satuan kerja seperti dinas baru itu, menurut Zaini, maka laporan penggunaan APBD akan jelas dan transparan karena ada laporan pertanggungjawabannya.
Seperti diketahui selama beberapa tahun terakhir, Persik selalu mendapatkan dana subsidi dari APBD yang nilainya berkisar antara Rp15 miliar sampai 20 miliar per tahun. Terakhir, dari keseluruhan dana subsidi senilai Rp21 miliar yang tercantum dalam RAPBD tahun 2007, sebanyak Rp15 miliar diantaranya untuk Persik.
Sementara itu menanggapi pembentukan satuan kerja seperti dinas baru yang bertujuan untuk menyelamatkan Persik itu, Ketua DPRD Kota Kediri Bambang Harianto mengatakan, tidak masalah.
“Sepanjang tidak menyalahi aturan silakan saja membentuk dinas baru, asalkan ada tujuan dan maksud yang jelas, apalagi kalau untuk Persik yang sudah jelas prestasinya,” kata Bambang Harianto.
Menurutnya selama ini kucuran dana APBD untuk Persik tidak menyalahi hukum karena diatur jelas dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
Hanya saja Bambang Harianto menyayangkan selama ini pihak pengurus dan manajemen Persik diniilainya kurang transparan dalam memberikan laporan keuangan.”Hanya tahun kemarin saja ada kemajuan, tapi itupun kami belum puas karena tidak disebutkan patokan yang jelas mengenai nilai kontrak pemain asing,” ujarnya.
Dia juga tidak terlalu mempersoalkan perubahan penyebutan anggaran untuk Persik senilai Rp15 miliar selama tahun 2007. “Aturannya memang seperti itu, kita harus patuh dengan hukum yang berlaku,” katanya. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s