Ba’asyir

Abu Bakar Ba’syir : Banyaknya Bencana Karena Pemerintah Berbuat Mungkar

KEDIRI-RADAR- Datangnya musibah dan bencana yang melanda   Indonesia sejak akhir 2004 lalu menurut Ketua Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustadz Abu Bakar Ba asyir yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Solo ini,  tidak bisa dilepaskan dari kesalahan pemerintah.  

“ Pemerintah telah berbuat mungkar. Para pemimpin pemerintah, legislative, dan semuanya telah berbuat dholim. Sebagai pemimpin, mereka tidak melaksanakan tugas dan syariah dengan  benar,”  kata  Ba asyir saat ditemui  usai mengisi pengajian di Masjid Darussalam, Pare, Kediri , Minggu (14/1).

Musibah hanya terjadi pada negeri yang pemimpinnya tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Bencana selama ini adalah kerusakan yang dibuat oleh manusia sendiri. Menurut  Ustadz Ba asyir bencana harus dilihat dari dua aspek.

“ Yang pertama aspek alamiah yakni banyak ditemukan hutan gundul sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor.  Kedua, aspek syariah adalah akibat banyaknya kemungkaran yang dilakukan pemimpin di negeri ini,”  tambah ulama yang sempat ditahan beberapa tahun akibat dituduh menjadi dalangnya para  teroris.

Sementara itu  disinggung konflik  kerusuhan Poso yang semakin hari semekin berkepanjangan, Ba asyir menyatakan  ada skenario beberapa pihak untuk menjadikan wilayah itu sebagai daerah konflik.

Poso menurutnya adalah sebuah kota yang sengaja dibuat rusuh untuk tujuan dikuasai oleh salah satu kelompok agama. Oleh siapa dan tujuan apa, tokoh islam kelahiran Mojoagung, Jombang, 69 tahun lalu ini enggan membeberkan lebih lanjut. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s