Pemkot Tidak Bertanggungjawab

Pemkot Tidak Bertanggungjawab Jika Ada Gejolak Terkait Pengurangan Jatah BLT

KEDIRI –RADAR-  Pemerintah Kota Kediri menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap kemungkinan timbulnya gejolak di tengah masyarakat terkait pengurangan jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada tahun 2007 yang dirubah menjadi bantuan tunai bersyarat.

“Pengurangan jumlah penerima BLT ini jelas akan berdampak negatif. Kami tidak mampu bertanggung jawab terhadap kemungkinan yang terjadi, missal demo dan lain sebagainya” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kediri , Bambang Basuki Hanugerah, Sabtu (13/1)

Menurut Bambang , jumlah penerima BLT tahun ini diperkirakan hanya sekitar seribu orang atau sekitar 10 persen dari jumlah penerima BLT tahun 2006 yang mencapai angka  10.432 ribu KK.

“Kami tidak mengerti, apa alasan pengurangan jumlah BLT ini dan bagaimana pula kriteria untuk menentukan penerima BLT nanti,” ujar koordinator program pengentasan kemiskinan di Kota Kediri itu.

Oleh sebab itu, sampai batas yang sudah ditentukan, Pemkot Kediri sampai sekarang ini belum menyerahkan beberapa nama keluarga miskin yang berhak menerima BLT selama tiga bulan sekali itu.

Walau begitu, lanjut Bambang, pihaknya tetap akan berupaya semaksimal mungkin menghindari terjadinya gejolak di masyarakat dengan menyalurkan beras untuk keluarga miskin (raskin).

“Mudah-mudahan dengan diback-up raskin ini, tidak ada gejolak di masyarakat terkait pengurangan jumlah penerima BLT,” ujarnya berharap.

Pada tahun ini Kota Kediri akan mendapatkan jatah raskin sebanyak 896.436 kilogram, yang nantinya akan dibagikan kepada 7.470 Rumah Tangga Miskin (RTM).

Jumlah penerima raskin tahun ini lebih besar dibandingkan dengan tahun 2006 yang hanya 6.240 RTM. Pada tahun ini pula masing-masing RTM akan mendapatkan jatah 10 kilogram raskin setiap bulan sebanyak 12 kali dalam satu tahun, dengan biaya penggantian sebesar Rp1.000 per kilogram. Berbeda dengan tahun sebelumnya, masing-masing RTM mendapatkan 15 kilogram raskin setiap bulan sebanyak 10 kali dalam satu tahun. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s