Lahan Kritis

Lahan Kritis Kota Kediri 25 Hektare

KEDIRI–Lahan kritis di Kota Kediri yang berada di kawasan Gunung Klotok dan Maskumambang di wilayah Kecamatan Mojoroto mencapai lebih dari 25 hektare. Hal ini menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di di wilayah Kecamatan Mojoroto atau di wilayah barat Sungai Brantas. Sebab, lahan kritis tersebut berada di perbukitan di atas pemukiman padat penduduk.

Pada awal 2006 lalu, kawasan  pemukiman yang dihuni lebih dari 1000 jiwa itu, menjadi langganan banjir bandang karena berada di lereng daerah perbukitan. “Kita sudah melakukan penghijauan dan rehabilitasi lahan lebih dari 25 ribu hektar di kawasan Gunung Klotok dan Maskumambang. Dan sekarang pohon-pohon yang ditanam sudah mulai tumbuh,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Ir Semeru Singgih.

Guna menambah lahan yang dihijaukan, Jumat pagi (12/1), Pemkot Kediri menggelar penghijauan di kawasan Gunung Klotok dan Maskumambang. Sedikitnya 5000 bibit  tanaman keras ditanam di lereng kedua gunung itu. Harapannya tiada lain, agar lahan kritis di wilayah itu berkurang. Walikota Kediri H A Maschut, langsung memimpin kegiatan itu. Tanaman yang ditanam diantaranya, 2500 bibit pohon mahoni, 100 bibit pohon kelapa, kemudian bibit mindi, sawo keci, dan sengon buto. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s