Brantas Aman

Brantas Belum Menjadi Ancaman

*Air Bendungan Sutami Kembali Normal

KEDIRI-RADAR- Hujan dalam beberapa hari terakhir menjadikan air di Bendungan Sutami yang berada di wilayah Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang kembali normal . Pada Selasa (2/1) pukul 16.00 elevasi air mencapai 262,14 meter dari permukaan air laut. Meski saat ini naik dan kembali normal, Brantas belum menjadi ancaman. Sebab sebelumnya elevasi atau meter air pada akhir Desember 2006 hanya 254 meter dari permukaan air laut dengan debit Inflow sekitar 32.69 m3/detik dan debit outflow 42.84 m3/detik. “ Kondisi kemarau kemarin memang paling parah dalam deretan tahun 2006 khususnya di bulan Desember. Sebab di Bendungan Sutami elevasi airnya berada 254 meter dari permukaan air laut, itu yang terburuk sepanjang tahun 2006. Namun Alhamdulillah dalam beberapa kali hujan terakhir ini telah menormalkan air di bendungan yakni elevasinya mencapai ambang normal yakni 260 meter,” kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Perum Jasa Tirta I Wahyu Dutonoto pada RADAR Surabaya saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (2/1). Ditambahkan Wahyu dengan kondisi normal tersebut tidak akan menimbulkan bahaya khususnya warga yang berada di pinggiran daerah aliran Sungai Brantas,” Untuk saat ini tidak membahayakan, sebab kondisi air kembali normal,jadi masyarakat tidak perlu kuatir. Apalagi ada bayangan disana-sini sudah mulai muncul ada bencana,” tambah Wahyu. Namun Wahyu mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sesuatu yang menjadikan brantas “ marah”. Misal membuang sampah di Brantas dan melakukan eksploitasi berlebihan terhadap Sungai Brantas. ” Penambangan pasir liar juga membahayakan, sebab sebenarnya di 420 km DAS Brantas hanya diperbolehkan melakukan eksploitasi pasir hanya di 9 titik itupun hanya untuk penambang pasir tradisional bukan mekanik,” jelasnya. Selain itu masyarakat juga diharapkan tetap waspada sebab saat ini hampir 60 persen kawasan hutan di DAS Brantas gundul,” Ini juga membahayakan khususnya mereka yang tinggal di sempadan Brantas. Kita hanya memperingatkan, sebab memang sempadan Brantas itu memang bukan untuk tempat tinggal,” katanya. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s