Tahun Baru Rusuh !

Perayaaan Tahun Baru di Kediri Berakhir Ricuh
* Panggung Dangdut Dirusak Ratusan MassaKEDIRI -RADAR- Ratusan penonton mengamuk dan menghancurkan panggung dangdut dalam pertunjukan musik dangdut dalam rangka perayaan tahun baru 2007 di Taman Wisata Bendungan Gerak Waru-Turi, Gempengrejo, Kabupaten Kediri, , Senin siang (1/1). Akibat amuk penonton tersebut arena dangdut terpaksa dibubarkan karena minimnya penjagaan dari aparat keamanan.
 Mengamuknya para penonton dari informasi yang diperoleh RADAR Surabaya karena jeleknya sound system hingga akhirnya membuat penontok kecewa berat. Ratusan penonton langsung melompat pagar pembatas setinggi 1,5 meter, lalu naik ke atas panggung dan merusak semua peralatan sound system dan peralatan musik.
 Naiknya penonton membuat penyanyi perempuan dan para pemain musik berlarian  menyelamatkan diri, sebelum menjadi sasaran amukan massa yang meledak-ledak. “Sudah sound system mati nyala-mati nyala,apalagi penyanyi  dangdut dan grup musik Sera yang menjadi  idola tak muncul-muncul di panggung,”  kata Baidi salah seorang penonton
 Sera adalah grup musik dangdut asal Gresik yang namanya terpampang dalam baliho bersama bintang penyanyi dangdut lainnya, disamping nama seorang pelawak Madura yang wajahnya sering nongol di stasiun televisi lokal Jatim.
 “Kami kecewa, karena hingga penyanyi dangdut lokal melantunkan delapan tembang, grup dan penyanyi yang kami idolakan tak kunjung ada tanda-tanda menampakkan batang hidungnya,”  tambah  Baidi yang mengaku asal  Purwoasri, Kediri itu.
 Menurutnya , para penonton yang sudah telanjur membayar tiket masuk seharga Rp8.000 itu, akhirnya tak kuat menahan emosi dengan menyerbu panggung saat pertunjukan musik masih berlangsung.  Kendati tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian itu, penyelenggara pertunjukan diperkirakan mengalami kerugian hingga mencapai Rp150 juta, karena raibnya sejumlah mikropon, beberapa unit gitar, beberapa buah gendang dan drum serta peralatan panggug lainnya. 
 “Peralatan yang hilang itu ada yang dirusak dan ada yang hilang dibawa kabur penonton,” ungkap bagian teknisi yang tak bersedia disebutkan namaya itu.  Sementara itu Kapolsek  Gampengrejo AKP Suprapto WTP menampik keras tudingan  tidak adanya petugas keamanan di lokasi kejadian itu.
 “Kalau di sini dikatakan tidak ada petugas keamanan, lantas kami ini siapa?,” ujarnya di tengah kesibukan mengatur massa yang keluar-masuk lokasi pertunjukan. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan ketika ditanya berapa jumlah personil yang diterjunkan dalam pertunjukan tersebut. (aro)
      

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s