5 Anak Masih Dirawat

Polisi Masih Selidiki Kasus Keracunan Massal di Banyakan

* 5 Anak  Masih Dirawat di Rumah Sakit

KEDIRI-RADAR- Kasus keracunan yang menimpa puluhan siswa di SDN Negeri Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri oleh polisi terus diselidiki dengan mengirimkan sample ke Labfor Polda Jatim. Selain itu polisi sementara ini masih mengamankan dua orang yang bagian pendistribusian susu di SDN Tiron.           

 “ Sisa susu cup dan muntahan siswa yang keracunan sedang kita bawa ke Labfor Polda Jatim. Selain itu kita juga sudah mengamankan dua orang bagian pendistribusian susu berikut mobil yang digunakan untuk mengangkut susu. Dan kasus ini selanjutnya langsung ditangani Sat Reskrim Polres Kediri,” kata AKP Rahmat Kapolsek Banyakan pada RADAR
Surabaya, Minggu (3/12)
    

        Ditambahkan Rahmat saat ini dari puluhan siswa yang keracunan masih tersisa lima anak yang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Kediri. Yakni dua di RSUD Gambiran dan tiga di RS Muhamadiyah Kota Kediri.         

    Seperti diketahui Puluhan siswa di  Sekolah Dasar Negeri  Tiron  Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Sabtu pagi  (2/12)  mengalami keracunan setelah mengkonsumsi susu yang diberikan pihak sekolah. Diduga susu tersebut  salah  dalam proses produksi  sehingga mengandung toksin  atau racun.

Para siswa yang mengalami keracunan ini  langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri  untuk mendapatkan perawatan.  Tidak sedikit para siswa yang menangis karena tidak kuat menahan sakit perut dan pusing. Dimana sebagian besar korbannya adalah siswa kelas dua dan tiga  Mendengar kejadian keracunan   para orang tua murid ikut panik  dan langsung  mendatangi sekolahan.  Sebagian siswa yang mengalami keracunan oleh orang tuanya dibawa ke puskesmas setempat  untuk segera mendapatkan pertolongan.

Suryani  salah seorang  siswa mengeluh pusing dan mual – mual  bahkan muntah – muntah  sesaat setelah minum susu  produksi Kediri tersebut,” Tidak tahu tiba-tiba setelah minum susu saya langsung pusing dan muntah-muntah, beberapa teman saya juga mengalami hal yang sama” kata Suryani menceritakan.Menurut  Kalyubi  salah seorang  Guru kelas di SDN Tiron pemberian susu tersebut merupakan penunjang program peningkatan gizi siswa  yang diberikan  pihak sekolah kepada   siswanya  setiap hari rabu dan sabtu  dan  baru berlangsung dua minggu,” Kita tidak tahu apa penyebabnya, tapi yang jelas susu yang kita berikan pada siswa ini belum kadaluarsa,” katanya. (aro) 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s