Diduga Tilep Raskin !!!

Kepala Kelurahan Pesantren Bermasalah
* Juga Diduga Nilep Raskin

KEDIRI-RADAR- Budi Sriono Kepala Kelurahan Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri dimasalahkan warganya. Mereka menuntut kepada Pemkot Kediri untuk mengganti Budi yang dianggap tidak transparan dalam melaksanakan tugas kepala kelurahan salah satunya terkait kasus dugaan korupsi dan beras untuk warga miskin (raskin).
Akibatnya warga sudah seringkali mengancam melakukan aksi unjuk rasa namun karena banyak pihak yang mencoba meredam kemarahan warga tersebut salah salah satunya di mediatori Kapolsek Pesantren AKP Slamet Pujiono aksi dapat diredam.
“ Ada dugaan korupsi dan juga kasus raskin dan juga masalah-masalah lain yang hingga sekarang belum jelas apa yang terjadi. Sebab tuntutan warga hanya satu yakni mengganti kepala kelurahan dengan yang baru. Berulang kali mereka mengancam akan melakukan aksi salah satunya ancaman yang mungkin tidak dapat dibendung adalah aksi tanggal 4 Desember mendatang,” kata Slamet pada RADAR Surabaya, Kamis (30/11).
Didik Catur HP Kepala Wilayah Kecamatan Pesantren dikonfirmasi RADAR Surabaya juga membenarkan adanya kemelut di Kelurahan Pesantren tersebut,” Saat ini kami terus berusaha bagaimana agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Kami memandang ini hanyalah masalah kepemimpinan Kepala Kelurahan yang kurang dikehendaki warga,” kata Didik.
Sementara itu Wali Kota kediri Drs HA Maschut melalui Kabag Humas Pemkot Kediri Haris Candra Purnama menanggapi masalah tuntutan agar Kepala Kelurahan Pesantren segera diganti menyatakan pihaknya telah menyerahkan masalah tersebut ke Bawaskot.
“ Yang jelas yang bersangkutan telah dipanggil oleh Bawaskot terkait pengaduan warga kepada Pemkot Kediri. Dan saat ini kasusnya masih dipelajari dan kita tunggu hasilnya bagaimana,” kata Haris pada RADAR Surabaya.
Seperti diberitakan RADAR Surabaya, Gunawan Kepala Urusan Kesejahteraan Sosial Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri juga bermasalah dengan kasus beras miskin yang kasusnya kini di tangani Sat Reskrim Polresta Kediri.
Polisi sudah menetapkan Gunawan sebagai tersangka karena terbukti menggelapkan beras miskin 1,1 ton yang diperuntukkan untuk warga. Gunawan yang rencananya diperiksa Rabu (29/11) kemarin gagal diperiksa dikarenakan Kepala Kelurahan Burengan memintakan ijin karena ada masalah yang harus diselesaikan di internal kelurahan,” Sabtu (2/12) dia baru akan kita periksa,” kata AKP Isbari Kasat Reskrim Polresta Kediri. (aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s