Banyak Pihak Terlibat

Libatkan Istri Polisi, Internal Polresta dan Pegawai Pemkab Kediri
* Tindak Lanjut Pemalsuan Surat-Surat Calon TKW oleh PJTKI

KEDIRI-RADAR- Setalah mengamkan 14 orang tersangka dalam kasus pengungkapan pemalsuan surat-surat untuk kelengkapan para TKW ke luar negeri yang dilakukan sejumlah Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kediri, Rabu (29/11) kembali mengamankan tiga orang tersangka lainya.
Mereka yang diamankan tersebut antara lain Bagus Riyanto honorer daerah Bagian Catatan Sipil Dinas Kependudukan Kabupaten Kediri warga Jl Letjen Sutoyo III/13 Kota Kediri, Samsul Azhar warga Jl Klanding Mojo Kabupaten Kediri dan Sr (inisial,red) istri anggota Polres Kediri. Bagus dan Samsul adalah kaki tangan Hilman Eka Sujaya, sedangkan Sr adalah PL salah satu PJTKI dari sejumlah PJTKI yang diduga memalsukan data.
Sehari sebelumnya Polresta Kediri telah mengamankan sedikitnya 10 orang mulai dari sendikat pembuatan surat palsu untuk kelengkapan PJTKI dan PJTKI sendiri. Mereka antara lain, Hilman Eka Sujaya warga Balowerti Kota Kediri yang juga otak pemalsuan surat palsu. Maskun warga Jl Wahid Hasyim 219 Kota Kediri dan M Anshori warga Bandar Kidul Kota Kediri , keduanya juga kaki tangan Hilman untuk mencari berkas.
Sedangkan dari 8 PJTKI yang diamankan antara lain Munir dan Khoiron Ali keduanya warga Bandar Kidul, Wiryono dan Sudarwiyatiningsih keduanya warga Manisrenggo Kota Kediri, Muhammad warga Manisrenggo, Ali Ismani dan Mujiati keduanya warga Rejomulyo Kediri, Mamik warga Bandar Kidul, Sukandar warga Bangsal Kediri, Siti Khotijah warga Selosari Kandat dan Sakur Efendi warga Jemekan Kras Kediri. Sedangkan Prapto warga Karangrejo Kandat Kediri belum berhasil diamankan dan dinyatakan DPO.
Para tersangka ini rata-rata memalsukan akte kelahiran, KTP, Kartu Susunan Keluarga dan Ijazah. Hasil investigasi yang dilakukan RADAR Surabaya di Polresta Kediri (Sr ) salah satu tersangka yang juga istri anggota Polres Kediri saat penangkapan sempat tidak ditahan. Namun karena banyaknya protes dari para tahanan lainya, polisi akhirnya tidak bisa berbuat banyak untuk “menyelamatkan”
“ Saya jamin dia juga akan ditahan, pokoknya jangan kuatir terhadap yang satu itu,” kata Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Isbari pada RADAR Surabaya meyakinkan.
Selain dugaan pemalsuann akte kelahiran, KTP, Kartu Susunan Keluarga dan Ijazah. Ada dugaan kuat ada keterlibatan orang dalam Polresta Kediri yang terlibat dalam pembuatan surat asli tapi palsu alias aspal untuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluargan Intelkam Polresta Kediri.
Masih menurut sumber RADAR Surabaya SKCK yang dijadikan barang bukti dari hasil ungkap kasus banyak yang tidak disertai foto identitas diri bahkan ada beberapa yang fotonya keliru. Selain itu juga ditemukan berkas sidik jari yang sama antara SKCK yang satu dengan yang lainya. Yang mencurigakan lagi SKCK tersebut tidak disertai surat pengantar dari kelurahan/desa dan juga polsek setempat.
“ Dari jaringan ini pokoknya ada yang khusus mengantar berkas dan diserahkan ke bagian Intelkam Polresta Kediri. Biasanya berkas-berkas itu dikirim secara kolektif tanpa harus si pembuat datang ke Polresta Kediri. Ini kan kesalahan besar, bagaimana dengan sidik jari dan tanda tanganya,” kata Sumber RADAR Surabaya yang wanti-wanti namanya tidak dikorankan.
Menanggapi kenyataan tersebut, AKP Isbari Kasat Reskrim Polresta Kediri sempat mengelak,” Dari jaringan ini tidak ada yang menggunakan SKCK, jadi apa yang anda tahu bahwa Intelkam mengeluarkan SKCK aspal adalah tidak benar,” kata Isbari membantah hasil keterangan sumber dan investigasi yang dilakukan RADAR Surabaya.
Menariknya dari bos-bos PJTKI yang ditahan ini banyak juga yang dibantu oleh para “perwira” yang merayu Isbari agar mereka ditahan diluar. Namun karena Kapolwil Kediri Kombes Pol Tjuk Basuki telah memerintahkan mereka ditahan , akhirnya mereka tetap ditahan.
“Sebenernya itu adalah hak mereka untuk mengajukan tahanan luar, namun karena status mereka adalah tersangka mereka tetap kita tahan, dan kita tidak main main dalam kasus ini,” kata Tjuk Basuki pada RADAR
Seperti diberitakan RADAR Surabaya pengungkapan kasus pemalsuan surat-surat palsu kelengkapan PJTKI ini bermula dari kecurigaan polisi pada Senin (27/11) sekitar pukul 08.00 terhadap mobil Isuzu Panther warna biru yang melintas di Jl Letjen S Parman Kota Kediri. Dimana di dalam mobil Panther warna biru tersebut banyak perempuan dan penuh dengan barang-barang bawaan.
“ Kita coba hentikan, dan setelah kita periksa ternyata mereka akan menuju penampungan PJTKI di Surabaya yakni PT Bama Mapan Mandiri. Penanggungjawab atau Petugas Lapangannya yakni Siti Khodijah warga Selosari Kecamatan Kandat. Selain itu kita juga amankan 4 orang calon TKW ke Hongkong,” kata Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Isbari pada RADAR Surabaya, Selasa (28/11).
Ditambahkan Isbari setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Kediri ternyata banyak ditemukan data-data yang sengaja dipalsukan terkait identitas para TKW ini.“Dari situlah kita minta keterangan Siti Khodijah, ternyata dia memang memalsukan surat-surat untuk para TKW ini lewat jasa seseorang yang selama ini membantu memalsukan data hampir diseluruh PJTKI di Kediri dan sekitarnya,” tambah Isbari
Dari keterangan Siti inilah kemudian polisi mendatangi rumah Hilman Ika Sujaya warga Balowerti II/64 Kota Kediri,” Dari dia kita temukan seperangkat alat computer, blangko kartu keluarga palsu, blangko KTP palsu dan surat-surat lain sebagai persyaratan berangkat ke luar negeri yang memang disiapkan untuk dipalsukan,” jelas Isbari. (aro)

One thought on “Banyak Pihak Terlibat

  1. Memang skrng banyak orang ingin mencari jalan pintas,tanpa berpikir resiko yg akan diterima.Akhirnya mau cari uang malah masuk tahanan.Gmn yg lain masih mau coba2 memalsukan dokumen.??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s