Memalsukan Data !

Polresta Kediri Ungkap Kasus Pemalsuan Surat-Surat PJTKI

KEDIRI-RADAR- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kediri, Selasa (28/11) berhasil mengungkap pemalsuan surat-surat untuk persyaratan para TKW ke luar negeri yang dilakukan sejumlah Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Dalam pengungkapan kasus tersebut polisi mengamankan sedikitnya 10 orang tersangka dan 8 saksi yang terdiri dari para TKW.
Pengungkapan kasus pemalsuan surat-surat ini bermula dari kecurigaan polisi pada Senin (27/11) sekitar pukul 08.00 terhadap mobil Isuzu Panther warna biru yang melintas di Jl Letjen S Parman Kota Kediri. Dimana di dalam mobil Panther warna biru tersebut banyak perempuan dan penuh dengan barang-barang bawaan.
“ Kita coba hentikan, dan setelah kita periksa ternyata mereka akan menuju penampungan PJTKI di Surabaya yakni PT Bama Mapan Mandiri. Penanggungjawab atau Petugas Lapangannya yakni Siti Khodijah warga Selosari Kecamatan Kandat. Selain itu kita juga amankan 4 orang calon TKW ke Hongkong,” kata Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Isbari pada RADAR Surabaya, Selasa (28/11).
Ditambahkan Isbari setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Kediri ternyata banyak ditemukan data-data yang sengaja dipalsukan terkait identitas para TKW ini.“Dari situlah kita minta keterangan Siti Khodijah, ternyata dia memang memalsukan surat-surat untuk para TKW ini lewat jasa seseorang yang selama ini membantu memalsukan data hampir diseluruh PJTKI di Kediri dan sekitarnya,” tambah Isbari
Dari keterangan Siti inilah kemudian polisi mendatangi rumah Hilman Ika Sujaya warga Balowerti II/64 Kota Kediri,” Dari dia kita temukan seperangkat alat computer, blangko kartu keluarga palsu, blangko KTP palsu dan surat-surat lain sebagai persyaratan berangkat ke luar negeri yang memang disiapkan untuk dipalsukan,” jelas Isbari.
Dikonfirmasi terpisah, Hilman mengaku sudah satu tahun menjalankan aksi pemalsuan ini,” Setiap data palsu calon TKW atau TKI baik itu KPT, KK dan lainya saya jual Rp50 ribu,” kata Hilman pada RADAR Surabaya.
Menariknya meski dijual murah oleh Hilman ternyata oleh Petugas Lapangan (PL) dari PJTKI dijual dengan harga Rp350 ribu. Seperti pengakuan Ftn (20) calon TKW ke Hongkong warga Dadapan Desa Tawang Kecamatan Wates Kediri yang ikut diamankan sebagai saksi saat akan berangkat ke Surabaya ke PT Bama Mapan Mandiri,” Oleh bu Siti saya ditarik untuk perlengkapan persyaratan ke Hongkong Rp350 ribu,” katanya pada RADAR Surabaya
Dari berbagai keterangan dan bukti berkas yang disita dari rumah Hilman inilah polisi kemudian mengembangkan kasus ini . Antara lain menggrebek PJTKI PT Tri Ganda yang beralamat di Jl Sersan Suharmaji Ngronggo Kota Kediri milik Wiryono yang diketahui selama ini melakukan memanfaatkan jasa Hilman untuk memalsukan surat-surat.
“Pada Selasa dini hari (28/11) kita lakukan penggrebekan dirumah Wiryono sekaligus membawa 4 calon TKW yang bakal diberangkatkan ke Singapura,” kata Isbari.
Dari berkas-berkas data yang ditemukan dirumah Hilman, Isbari mengaku masih mengincar 6 PJTKI yang masuk dalam jaringan ini,” Tunggu saja nanti akan kami beritahu terkait data-data para tersangka dan PJTKI mana saja yang bermasalah,” jelasnya.
Disoal apakah pengungkapan kasus ini sudah ada yang mengarah kea rah trafiking (penjualan manusia,red) ?,” Kelihatanya belum ada yang mengarah ke trafiking, yang jelas mereka hanya memalsukan data-data itu saja,” kata Isbari. (aro)

3 thoughts on “Memalsukan Data !

  1. Satu-satunya cara agar tidak ada lagi pemalsuan data adalah Disosnakertrans dan Pemda yang membantu calon TKI dalam pembuatan paspor. Jangan PJTKI. Karena pada dasarnya data sepenting paspor, KTP, KK dsb-dsb adalah tanggung jawab masing-masing warga negara. Bukan pihak lainnya apalagi perusahaan semacam PJTKI. Bila warga masih gagap dalam pengurusan dokumen, Pemda selayaknya yang turun tangan.

    Soal ini juga saya bahas di blog pjtkidantki.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s