Pupuk Bersubsidi

Sindikat Penyelundup Pupuk Bersubsidi Ditangkap

KEDIRI–Dugaan kuat kelangkaan pupuk di Kediri disembunyikan para sendikat terbukti. Jajaran Kepolisian Resort Kediri berhasil menggulung sindikat penyelundup pupuk bersubsidi, Senin (13/11).
Dalam penggerebagan di tiga gudang milik komplotan penyelundup, polisi menyita 16,6 ton pupuk urea produk PT Pupuk Kaltim. Selain menyita 16,6 ton pupuk, polisi juga menangkap tiga anggota sindikat penyelundup pupuk, masing-masing, Ali (35), warga Pace, Kabupaten Nganjuk, Suparnyo (35), warga Kedungsari, Tarokan, Kabupaten Kediri dan Pandi (36), warga Purwodadi, Papar, Kabupaten Kediri.
“ Aksi penyelundupan yang mereka lakukan sangat merugikan petani dan pemerintah. Untuk itu kami akan memgembangkan penyelidikan dan pemeriksaan untuk mengungkap jaringan penyelundupan lebih luas,” kata AKP Didit Tri Hantoro, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri, Senin (13/11).
Menurut AKP Didit, penggerebegan dan penangkapan tersangka dilakukan di tiga gudang milik komplotan penyelundup, yaitu di Papar dan Tarokan, Kabupaten Kediri serta di Pace, Kabupaten Nganjuk pada Senin (13/11) dinihari.
“ Para tersangka mengaku mendapatkan pupuk dari seorang warga Solo dan Madiun. Komunikasi dilakukan dengan menggunakan telepon selular dan transaksi dilakukan di tepi jalan di kawasan Kabupaten Ngawi,” kata AKP Didit.
Modus penjualan dan distribusi yang dilakukan para anggota sindikat penyelundup dengan cara menjual langsung ke petani dengan memanfaatkan situasi kelangkaan pupuk. Pupuk itu mereka jual dengan harag Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per sak.
Padahal HET (harga eceran tertinggi) pupuk bersubsidi di pasaran hanya berkisar Rp 60 ribu per sak. Para tersangka diancam pasal berlapis, yaitu Undang Undang (UU) No 31/1999 tentang korupsi, UU No 5/1999 tentang monopoli perdagangan serta PP No 10/1962 tentang pelanggaran harga standard,” jelas Didit. (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s