TNI “Gadungan” Perdayai Gadis

Mengaku Anggota TNI, Perdayai Gadis Desa
* Empat Kali Digauli

KEDIRI-RADAR – Sutiono (34) warga Desa Tegalan Kecamatan Kandat Kabupten Kediri yang kini bertempat tinggal di Sidoarjo, Senin sore (6/11) ditangkap anggota Koramil Kras saat apel di rumah sang pacar di Desa/Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Penangkapan tersangka terkait pengakuanyan sebagai anggota Batalyon 511 Blitar.
Penangkapan tersangka ini dilakukan setelah pihak keluarga melapor ke Koramil Kras, karena Sutiono yang pekerjaan aslinya penjual jagung ini sering membawa pergi anaknya “Melati” (20) dan tidak dipulangkan.“ Kami sudah merasa geram dengan perilaku Sutiono, hingga akhirnya ia saya laporkan ke Koramil saat dia mengapeli Melati,” kata salah seorang keluarga korban yang namannya tidak mau dikorankan.
Saat petugas dating, Sutiono mencoba lari namun karena rumah sudah dikepung akhirnya tersangka menyerahkan diri. Selama ini pengakuan tersangka pada keluarga korban adalah anggota Batalyon 511 Blitar. Wajar pada awalnya keluarga korban percaya karena perawakan Sutiono memang mirip anggota TNI.
Saat dimintai keterangan petugas dirumah korban oleh anggota Koramil Kras, Sutiono mengaku kalau dirinya adalah bukan anggota TNI beneran,” Saya terpaksa melakukan ini karena saya ingin banyak mendapatkan gadis-gadis untuk saya perdayai,” akunya pada petugas Koramil.
Akibat tindakan bejat ini keluarga Melati merasa dicoreng mukannya. Sebab selain dipermalukan calon menantu yang ternyata anggota TNI gadungan ini, Sutiono juga telah menodai kesucian melati.“Saya empat kali berhubungan badan dengannya, perbuatan itu saya lakukan di rumah teman saya di daerah Kalidawir Tulungagung,” aku tersangka.
Seandainya anggota Koramil tidak segera dating mengamankan tersangka kemungkinan besar anak gadisnya yang telah dinodai tersangka akan hilang. Sebab kedatangan tersangka ke rumah tersangka pada Senin sore (6/11) untuk membawa lari Melati ke Kalimantan,” Sebenarnya dia saya mau ajak lari cari pekerjaaan ke Kalimantan, namun keburu saya ditangkap. Pada waktu itu saya membuat alasan kepada orang tuanya saya akan keluar dari anggota TNI karena gajinya tidak mencukupi dan mencari pekerjaan lain di Kalimantan,” kata tersangka.
Saat ini tersangka Sutiono diamankan di Makodim 0809 Kediri untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya karena mengaku menjadi anggota TNI. Sementara itu Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Inf Endi Servandy dikonfirmasi RADAR Surabaya membenarkan kejadian tersebut(aro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s