Pasien RSUD Gambiran Membludak

Teks Foto : UGD RSUD Gambiran pada H+3 Idul Fitri tidak pernah sepi pasien khususnya korban kecelakaan. (ARO/RADAR)

Pasien RSUD Gambiran Kediri Meningkat 300 Persen
*Hampir 90 Persen Korban Kecelakaan

KEDIRI-RADAR- Kepadadatan jalan raya pada hari ketiga Idul Fitri mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan di wilayah Kediri dan sekitarnya. Hal ini terbukti dari jumlah pasien yang dirujuk di RSUD Gambiran mengalami peningkatan hingga 300 persen dan sebagian besar adalah korban akibat kecelakaan.
Dari pantauan RADAR Surabaya pada Kamis siang hingga petang (26/10) pasien yang dirujuk ke RSUD Gambiran tidak hanya dari Kota Kediri tetapi dari Kabupaten Kediri, Nganjuk, Blitar dan Tulungagung.
“Di hari biasa biasanya jumlah pasien yang masuk antara 15 – 20 pasien. Namun sejak hari raya kedua hingga ketiga hari ini jumlah yang pasien yang masuk mencapai 90 orang dan sebagian besar adalah korban kecelakaan,” kata dr Andre Gunawan dokter spesialis radiology mewakili Dirut RSUD Gambiran dr Endang Wahyu Laksmiwati MARS pada RADAR Surabaya, Kamis petang (26/10).
Ditambahkan Andre karena sebagian besar korban kecelakaan maka di bagian cityscan dan radiology petugasnya standby 24 jam,” Ini dilakukan untuk mempermudah penanganan pasien sebab dengan begitu akan cepat diketahui apa yang yang harus dilakukan terhadap pasien,” tambahnya.
Meski jumlah pasien akibat korban kecelakaan hamper 90 persen namun yang meninggal hanya satu orang yakni atas nama Moh Ali Martono (51) warga Mojokerto yang ditabrak seorang bocah dari belakang di Jl Dr Saharjo Kota kediri hingga akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan di RSUD Gambiran.
Namun sangat disayangkan meski menjadi rumah sakit Gambiran menjadi rujukan namun tidak disertai pelayanan yang maksimal. Hal ini terbukti dari pengurusan jenazah Ali Martono yang memakan waktu cukup lama kurang lebih 3 jam, sebab petugas bagian visum pulang kampung mudik leberan di daerah Nganjuk.
Iman Wahyudianto salah satu keluarga Ali Martono mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit yang setengah hati tersebut,” Masak pengurusan jenazah lamanya minta ampun, apalagi petugas ternyata tidak standby di rumah sakit,” kata Iman yang juga wartawan The Jakarta Post pada RADAR Surabaya. (aro)

2 thoughts on “Pasien RSUD Gambiran Membludak

  1. Hari ini tgl 6 February 2008 dan saya sedang mencari teman kuliah kedokteran yang bernama dokter Andre Gunawan, seorang dokter radiology lulusan sekolah kedokteran Airlangga, Surabaya. Ternyata nama dr. Andre Gunawan di sebut dalam artikel/blog ini dan dari sini saya mengetahui mungkin saat ini dia masih menjalani profesinya sebagai dokter rumah sakit umum Gambiran, Kediri (?)
    Sayang sekali blog ini tidak menandung informasi yang lebih detail terutama informasi kontak untuk Rumah sakit atau dokter Andre sendiri.
    Kiranya apakah ada dari para netter yang sudi membantu saya? mungkin diantara para netter ada yang warga Kediri dan dapat menghubungi RSU Gambir atau menghubungi dr. Andre guna mendapatkan email maupun nomer HP-nya sehingga dengan demikian saya dapat meng-kontak dia?
    Kami berpisah sejak lulus dari sekolah kedokteran sekitar tahun 1987. Saya melanjutkan study di Amerika dan bermukim disana hingga saat ini.
    Saya sangat berterima kasih bila ada para netter yang kenal dr. Andre dan mau memberi informasi kontak dia ke saya.
    Nama saya: Heru Sutjahjo – Maryland – USA – hsutjahjo@yahoo.com

  2. wah mudah mas solusinya…tinggal cearch di goole. no telp RSUD gambiran…lo dah ketemu di telp aj RSU trsbt lalu minta di flash ke bagian radiologi…pasti ketemu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s