PAK DOKTER JADI WALIKOTA KEDIRI

Mubarok)

Dr Indasah M Kes, dari LPPM STIKES Mitra Husada memberikan keterangan pers atas kemenangan dr Samsul Azhar (Foto : Mubarok)

KEDIRI- Pasangan calon walikota Dr Samsul Azhar- Abdullah Abu Bakar dalam perhitungan cepat (quick count) melesat maju dan dipastikan menang dalam Pilwali Kota Kediri yang dilakukan Kamis (23/10) dengan perolehan suara 36,94 persen. Kemenangan diatas 30 persen tersebut dipastikan tidak ada lagi putaran kedua dalam pilwali kali ini.

Kemenangan Samsul ini meninggalkan 7 lawan lainya yang rata-rata mendapatkan suara dibawah 30 persen. Data yang diperoleh RADAR Surabaya melalui perhitungan cepat yang dilakukan oleh kubu Iwan Budianto dan dr Samsul, pasangan Pak Dokter tetap yang diunggulkan hingga pukul 16.00.

Melalui juru bicaranya kubu Samsul Azahr , yakni Dr Indasah M. Kes yang mengatasnamakan lembaga LPPM Stikes Surya Mitra Husada Kota Kediri. Pasangan Samsul Azhar – Abdullah Abu Bakar yang diusung PAN-PDS memperoleh 36,94 persen. Disusul pasangan Iwan Budianto- Arifin Asror yang diusung PKB kubu Muhaimin Iskandar memperoleh 25,05 persen, ketiga pasangan Rinto Harno –M Zaini (PDI-P) memperoleh 18,79 persen.

“ Untuk lima pasangan lainya mendapatkan dibawah lima persen. Perhitungan ini kami lakukan dengan akademis dan dapat dipertanggungjawabkan dengan menggunakan metode Sampling Random Klaster yakni dari 473 TPS kami mengambil 10 persenya di masing-masing kecamatan dan hasilnya seperti itu. Selain itu angka golput juga cukup lumayan besar yakni 30 persen,” kata Indasah dalam jumpa persnya.

Kemenangan sementara dr Samsul ini sebelumnya sudah diprediksi, sebab selain lebih awal melakukan kampanye yakni sejak dua tahun yang lalu, pasangan ini dianggap pasangan yang bersih. Keyakinan tersebut disampaikan Samsul Azhar usai melakukan pencoblosan di TPS IV Kelurahan Kemasan Kota Kediri,” Saya yakin menang dan optimis tidak akan ada putaran kedua,” ujar Samsul optimis.

Sementara perhitungan cepat yang dilakukan Jempol Center dariu Kubu Iwan Budianto, Pasangan Samsul Azhar – Abdullah Abu Bakar yang diusung PAN-PDS memperoleh 40,49 persen. Disusul pasangan Iwan Budianto- Arifin Asror yang diusung PKB kubu Muhaimin Iskandar memperoleh 27,17 persen, ketiga pasangan Rinto Harno –M Zaini (PDI-P) memperoleh 20,02 persen.

Sedangkan lima calon lainya yakni Saiful Muslimin – Karid Makruf (Independen), Martanty Soenar Dewi – A. Salis (Partai Demokrat, PKS dan parpol non parlemen), M. Makrus – R. Nugroho (Independen), Kasmudji – Koirul Anam (Indenpenden), dan Heru Marwanto – Tamam Mustofa (Golkar dan partai non parlemen) mendapatkan dibawah 5 persen.

Menanggapi kekalahan tersebut baik Iwan Budianto dan Rinto berpendapat sama, yakni sama-sama siap menang dan siap kalah,” Yang penting kedepan Kediri dapat menjadi lebih baik siapapun yang memegang,” kata Rinto Harno.

Atas kemenangan tersebut Samsul Azhar diwakili Abdullah Abu Bakar menyatakan berterima kasih kepada seluruh warga Kota Kediri yang telah memilihnya karena memang bersih.

“ Pak dokter masih istirahat, kami mewakili mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan pelakasanaan pilwali kali ini. Kemenangan ini belum selesai sebelum ada penetapan dari KPUD. Oleh karena itu kami tidak berbangga hati terlebih dahulu sebelum ada penetapan,” kata Abdullah Abu Bakar pada RADAR Surabaya.

KPUD Pastikan Tidak Ada Putaran Kedua, Dana Tersisa Rp4 Miliar

Sementara itu KPUD Kota Kediri memastikan tidak ada putaran kedua dalam Pilwali Kota Kediri ini. Melalui juru bicaranya Masruhin SH, perolehan suara yang mendominasi diatas 30 persen memastikan pelaksanaan Pilwali Kota Kediri ini cukup dilakukan satu putaran saja.

“Pilwali ini cukup satu putaran saja dan tidak ada putaran kedua, sebab perolehan suara dari salah satu calon lebih dari 30 persen. Karena putaran kedua tidak dilaksanakan maka anggaran masih tersisa Rp4 miliar dan akan kita kembalikan ke kas daerah,” kata Masruhin.

Disinggung soal penetapan yang diajdualkan pada 27 Oktober kemungkinan besar akan dimajukan,” Hal ini melihat perolehan suara dari masing-masing TPS sudah masuk dan kami juga tidak akan mengulur-ulur waktu agar cepat selesai,” tambahnya.

Dalam Pilwali Kota Kediri jumlah pemilih sah mencapai 199.016 pemilih dengan jumlah TPS yang tersebar di 46 Kecamatan mencapai 473 tempat pemungutan suara dengan anggaran yang dipersiapkan sebesar Rp11,5 miliar

Lirboyo Terbelah

Sementara itu kubu Ponpes Lirboyo yang memiliki lebih kurang 10 ribu santri yang sejak awal dikatakan mendukung pasangan Iwan Budianto ternyata dalam pelaksanaanya malah terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Iwan Budianto dan Rinto Harno. Kubu Iwan berada dibawah kendali KH Idris Marzuqi sementara Rinto Harno dibawah kendali KH Imam Yahya Mahrus. (aro)

 

About these ads

3 thoughts on “PAK DOKTER JADI WALIKOTA KEDIRI

  1. Assamuikum Wr Wb
    Merdeka Kota Kediri
    Kepada Masyarakat Kota Kediri Mari Kita Dukung Program Pak Dokter Dalam Memimpin Kota Tahu Ayo…..Kita Bangun Kediri Bersama Pak Dokter Kita Bisa

    Dedy Iskandar Skom
    Manager CV Bankid Jaya Pratama

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s