Tiga Tahanan Polresta Kediri Juga Ikuti UAN

Tiga Tahanan Polresta Kediri Juga Ikuti UAN
* Kakandiknas Tidak Jamin Siswa Kota Kediri Lulus 100 Persen

Jika kebanyakan pelajar yang mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) melaksanakan ujianya di sekolah mereka terdaftar, namun ada tiga dari 8789 siswa SMU, SMK dan MAN peserta UAN yang terpaksa mengerjakan soal UAN di ruang khusus Polresta Kediri dengan dijaga beberapa polisi berseragam lengkap.
Ketiga siswa ini adalah tahanan Reskoba Polresta Kediri karena ketiganya terlibat dalam kasus narkoba dan terpaksa ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.
Ketiga siswa itu adalah Imam Agung Hariadi dari SMA Pawyatan Dhaha Kota , Dwi Wijatmiko dan Eko Prayitno keduanya siswa SMA Kertanegara Kota Kediri.
Seperti umumnya pelajar ketiga siswa khusus ini meski menjadi tahanan namun saat mengikuti UAN tetap menggunakan seragam sekolah. Bahkan untuk persiapan ujian pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia yang materinya ada 50 soal, ketiga siswa khusus ini telah mendapat pengarahan sejak pukul 05.30 hingga pukul 07.00 baik dari Wakapolresta Kompol Agus Irianto dan juga dari guru mereka masing-masing.
“ Meski status mereka tahanan namun mereka belum dikeluarkan oleh sekolahan mereka masing-masing. Jadi ketiganya tetap mendapatkan hak sebagai pelajar. Namun karena alasan keaamanan mereka tidak bias mengerjakan soal di sekolahan mereka tetapi di ruang khusus Polresta Kediri, setelah ada koordinasi dengan Kantor Diknas,” kata Kompol Agus Irianto Wakapolresta Kediri pada RADAR Surabaya.
Karena status mereka yang menjadi siswa khusus sejumlah wartawan yang meliput kegitan mereka tidak sembarangan bisa mengambil gambar. Boleh mengambil gambar namun dibatasi waktu dan wawancara tidak boleh wawancara secara khusus. Itupun perlu perjuangan untuk melobi kepada Kapolresta Kediri AKBP Putu Jayan Danu Putra M Si yang sedang berada di Polda Jatim.
Dwi Wijatmiko salah satu siswa khusus yang berhasil dikonfirmasi RADAR Surabaya mengaku mengerjakan 50 persen dari soal yang ada, sedangkan Eko mengaku hanya bisa mengerjakan beberapa soal saja. Dan untuk Imam mengaku kalau dirinya bisa mengerjakan soal semuanya.
Yang menarik meski ditahan beberapa malam menjelang UAN para tahanan yang seruangan dengan ketiganya ini selalu memberikan support kepada mereka untuk belajar,” Alhamdulillah para teman-teman sesama tahanan mendukung kita untuk terus belajar dan mereka tidak mengganggu,”kata Imam Agung Hariadi.
Dihubungi terpisah saat meninjau ujian ketiga siswa khusus di Polresta Kediri Drs H Maki Ali Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengaku tidak menjamin dari 8789 siswa setingkat SMU yang mengikuti UAN di Kota Kediri akan lulus semua. Sebab dari hasil try out yang sebelumnya dilakukan hanya 60 persen siswa yang lulus.
“ Oleh karena itu saya tidak bisa memberikan jaminan bahwa mereka akan lulus semua. Sebab berdasarkan hasil try out hanya 60 persen yang lulus. Meski itu bukan jaminan sebab kita berharap dan berdoa agar para siswa ini lulus 100 persen,”kata Maki Ali.
Disoal apakah UAN yang dilakukan di Kota Kediri ini dijamin aman dari kebocoran. Sebab pada UAN sebelumnya banyak ditemui praktek-praktek membocorkan kunci jawaban oleh para guru melalui pesan singkat melalui SMS.“ Untuk tahun ini saya berani menjamin praktek-praktek seperti itu tidak akan terjadi.Sebab guru yang menjaga UAN kita terapkan system silang,” tambahnya.
Sementara itu mengenai pelaksanaan UAN hari pertama di wilayah Kota Kediri dari total 48 sekolah SMA, MA san SMK, dengan jumlah peserta 8789 siswa. Jumlah siswa yang tidak hadir sebanyak 49 siswa, 12 siswa SMA, 6 siswa MA dan 31 siswa SMK. Tidak hadirnya siswa mengikuti UAN ada beberapa penyebab, selain sakit dan mengundurkan diri juga ada 1 siswa yang meninggal dunia.
Diantara 48 siswa yang tidak mengikuti UAN tersebut l paling banyak karena sakit, sementara lainnya mengundurkan diri dan ada keperluan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Seperti orang tua atau saudara meninggal dunia, atau kepentingan mendesak lainnya diperkuat dengan surat keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan .(Imam Mubarok)

About these ads

One thought on “Tiga Tahanan Polresta Kediri Juga Ikuti UAN

  1. KAPOK KOWE DITANGKEP POLISI. MAKANE LEK SEK SEKOLAH OJO MACEM2 NYOBA MENDEM. UNTUNG KOWE ORA DIBEDHIL PAK POLISI.. WKWKWK…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s